Gara-gara Buah Nangka, Cucu Tega Habisi Neneknya

0
1702

SERANG – Ruyani (35) tega menganiaya neneknya sendiri, Aminah (89) warga Kampung Tanjung, RT 009 RW 003, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, hanya gara-gara kesal ditegur saat mengambil buah nangka di pohon milik korban, akhir tahun lalu. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam pada bagian kepala pelipis dan telinga sebelah kiri, serta memar pada bahu sebelah kiri , yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Peristiwa penganiayaan ini kemudian dilaporkan Muhamad Nurdin ke Polres Serang Kota. Selanjutnya dilakukan penyelidikan lebih oleh Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Serang Kota. Dari hasil penyelidikan dan penelusuran tempat kejadian perkara (TKP) yakni, kebun milik korban. Diketahui pelakunya adalah Ruyani. Kemudian terhadap pelaku diamankan di Polres Serang Kota untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Diduga sebelumnya telah terjadi percekcokan antara pelaku dan korban di TKP sehingga terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” Kata Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata, kepada Radar Banten, Selasa (26/1).

Berdasarkan keterangan pelapor, kata Indra, peristiwa penganiayaan diketahui saat pelapor menemukan korban dalam keadaan terbaring di tanah dengan keadaan keluar darah dari mulut dan kepala bagian kanan memar. Kemudian oleh pelapor, korban dibawa ke rumahnya. Namun, sebelum pelapor sempat mengangkat tubuhnya, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari keterangan pelapor, Rabu (16/12/2020), kata Indra, Saudari Sukmaah (petugas yang memandikan jenazah korban-red), menceritakan kecurigaannya pada saat ia memandikan jenazah korban sebelum dimakamkan pada hari Minggu (13/12). Karena terdapat gigi yang rontok, muka lebam pada bagian kepala dan dipelipis telinga sebelah kiri, serta adanya luka memar pada bahu sebelah kiri, sehingga diduga korban mengalami penganiayaan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. “Berdasarkan cerita Saudari Sukmaah tersebut, pihak pelapor melaporkan hal itu ke Kepolisian Resor Serang Kota,” jelasnya. (Fahmi Sa,i)