Gara-gara Ini nih Suami Tidur di Luar

Dua puluh tahun menjalani rumah tangga, Alek (48) dan Sari (45), keduanya nama samaran, sudah tidak pernah lagi mesra-mesraan. Sekalinya istri bilang kata mesra, malah dicueki suami. Jadilah pintu sengaja dikunci, Alek tidur di luar selama dua hari. Waduh.

Ditemui Radar Banten di Kecamatan Cikande, Alek pagi itu sedang ngopi sambil menunggu jam masuk kerja. Ketika diajak mengobrol, ternyata Alek punya pengalaman unik selama menjalani rumah tangga dengan Sari.

Sejak awal bertemu di tempat kerja, kata Alek, hubungannya dengan Sari memang terbilang kaku. Tidak pernah menebar rayuan gombal, apalagi mesra-mesraan. Terlebih, Alek dan Sari memang punya sikap cuek bebek. “Perhatiannya cuma pas lagi sakit doang, kalau lagi sehat mah ya biasa saja,” akunya.

Katanya, Sari wanita cantik dan memiliki bodi aduhai, sikapnya cuek, tapi perhatian. Sama seperti Alek, tampan, tinggi, dan baik. Mereka pasangan serasi. Sejak pertemuan itu, Alek dan Sari seolah tidak ingin berlama-lama menjalin asmara. Baru dua bulan pacaran, Alek langsung mengajak Sari ke pelaminan.

Pernikahan mereka berlangsung meriah. Keduanya tinggal di rumah keluarga mempelai wanita. Waktu itu mereka cuma mengobrol seperlunya, bahkan dengan keluarga Sari pun, Alek sangat jarang bercengkerama meski tinggal serumah.

Meski begitu, bukan berarti mereka tidak saling menyayangi. Keduanya saling cinta dan dibuktikan dengan dua anak yang sekarang sudah tumbuh balita. “Pas lahir anak kedua kita beli rumah deh,” katanya.

Tinggal di lingkungan baru, banyak cobaan datang menguji kesetiaan. Mulai dari masalah ekonomi, sampai pernah ada isu orang ketiga di antara mereka. Tapi, mereka bisa saling percaya sehingga tidak sampai terjadi keributan besar.

Menjalani rumah tangga yang monoton, lama-kelamaan Sari merasa bosan. Kata Alek sih, Sari waktu itu sering curhat dan meminta pendapat kepada teman soal rumah tangga. Alek tidak tahu kalau Sari ternyata ingin diperhatikan seperti istri-istri tetangga. “Tahu-tahu dia kirim SMS aku sayang kamu,” kata Alek. “Kan saya bingung, apaan kali kirim SMS begitu, kayak ABG saja,” kata Alek.

Setelah itu Sari tidak membalas lagi. Tak disangka, lantaran sikap Alek yang cuek pada kalimat mesra sang istri, ternyata membuatnya sengsara. Saat pulang kerja, waktu itu sudah malam karena Alek masuk shif tiga, pintu rumah terkunci. “Saya gedor-gedor dan teriak enggak ada yang buka pintu, ya sudah tidur di luar,” katanya.

Paginya Alek marah, tapi Sari bersikap cuek dan langsung pergi ke pasar. Hari berikutnya kejadian sama terulang lagi. Alek tidur di luar karena pintu rumahnya terkunci. Pagi-pagi, amarahnya tidak bisa terbendung, keributan pun terjadi. “Waktu itu saya baru sadar, ternyata istri saya pengin diperhatikan dan dimanja,” katanya.

Setelah peristiwa itu, rumah tangga mereka pun tidak kaku lagi. Alek dan Sari mulai bisa bersikap romantis satu sama lain. Semoga langgeng selalu ya, Kang. Amin. (mg06/zee/ira)