Geger, Bayi Ditemukan di Dalam Masjid

0
625 views
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di dalam Masjid Jami Nurul Ikhlas, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Minggu (29/3).

CILEGON – Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di dalam Masjid Jami Nurul Ikhlas, Lingkungan Kedung Bulus, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Minggu (29/3).

Penemuan bayi merah tersebut pun menggegerkan warga sekitar. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa orangtua dari bayi tersebut, dan siapa pelaku yang tega meninggalkannya di dalam masjid.

Salah satu warga, Clara Distifanoor menjelaskan, bayi mungil tersebut pertama kali ditemukan oleh tamu salah satu warga setempat yang hendak melaksanakan salat Zuhur di area salat khusus wanita. “Pas pertama ketemu bayinya lagi tidur,” ujar Clara, Minggu (29/3).

Kemudian, penemuan bayi itu pun disampaikan ke jamaah laki-laki yang juga hendak melaksanakan salat Zuhur. Karena tak ada satu pun warga yang mengakui sebagai orangtua atau saudara dari bayi tersebut, warga pun memutuskan melaporkan penemuan bayi yang berumur sekira satu minggu itu ke Polsek Cilegon. “Kondisi bayinya bersih banget, kalau dilihat kayaknya sih masih semingguan, sebab masih merah,” tutur Clara.

Kata Clara, hingga polisi datang, warga tidak berani mengecek kondisi bayi lebih jauh. Warga hanya memastikan jika bayi itu dalam keadaan sehat dan masih hidup.

Sementara itu, Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari warga, bayi tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kurnia untuk mendapatkan penanganan medis.

Kata Jajang, setelah diketahui hasil tindakan medis, kepolisian akan mendalami peristiwa tersebut, apakah ada pihak yang sengaja membuang bayi atau memang disimpan oleh orangtuanya. “Atau ini habis nyuri ditaruh di masjid, atau orangtuanya tidak mempertanggungjawabkan anak ini, jadi serba kemungkinan masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Jajang.

Menurut Jajang, informasi sementara, bayi itu diperkirakan baru berumur dua hari. Sejauh ini belum ada satu pun warga yang mengetahui siapa orangtua atau keluarga bayi tersebut. (bam/air/ags)