Gelar UNBK, SMAN 1 Kota Serang Pinjam Laptop Orangtua Siswa

SERANG – Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2017 untuk SMA/MA digelar mulai hari ini (10/4) sampai dengan Kamis (13/4), serentak di seluruh Indonesia. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten terus memaksimalkan upaya persiapan guna menjamin penyelenggaraan UN 2017 berjalan lancar, termasuk distribusi soal.

Kepala SMAN 1 Kota Serang Asep Joko mengatakan, sejauh ini pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya berjalan dengan lancar. Namun pihaknya mengeluhkan belum ada bantuan apapun pada pelaksanaan UN kali ini. “Dalam pelaksanaan UN kali ini, kami menggunakan anggaran sendiri, baik untuk server maupun komputer. Sekolah hanya memiliki 80 komputer, sementara peserta yang mengikuti UNBK di sekolah ini sebanyak 522 murid. Jadi untuk melaksanakan UNBK, sekolah terpaksa meminjam laptop orangtua siswa, dan terkumpul 200 unit laptop. Dari pinjaman tersebut, yang digunakan hanya 198 unit laptop,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya sembari memantau UNBK melalui layar CCTV, di Jalan Ahmad Yani KM 38, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Senin (10/4).

Asep menjelaskan, sekolah menyediakan lima ruangan dan dibagi dalam tiga shift, satu shift 120 menit. “Kami menyediakan lima server untuk menggelar UNBK ini. Hari ini mata pelajaran (bahasa) Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga bahasa Inggris, dan hari keempat mata pelajaran sesuai jurusan. Untuk IPA 358 murid dan IPS 194 murid,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dindikbud Banten Ardius Prihantono mengatakan, pihaknya tidak memaksakan sekolah untuk menggelar UNBK. “UNBK merupakan imbauan saja dari pemerintah pusat. Kalau sekolah mampu, ya lakukan. Tapi kalau enggak bisa, ya sesuai kemampuan sekolah saja,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dindikbud Banten tahun 2017, jumlah sekolah penyelenggara UNBK terdiri dari: SMA 448 sekolah dan MA 14 sekolah. Dan jumlah sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) terdiri dari: SMA sebanyak 57 sekolah, MA sebanyak 367 sekolah, SMALB sebanyak 20 sekolah dan jumlah Paket C diselenggarakan oleh 201 lembaga, tersebar di delapan kabupaten/kota se Provinsi Banten.

Sedangkan peserta UN SMA/MA/SMALB/Paket C Tahun 2017 untuk SMA sebanyak 51.154 peserta, MA sebanyak 2.305 peserta, SMALB sebanyak 42 peserta dan untuk peserta Paket C sebanyak 13.673 warga belajar. (Ade Faturohman/adesulhan@gmail.com)