Gempa 7,4 SR, Warga Kota Serang Panik

0
277 views
Ilustrasi (pixabay)

SERANG – Gempa berkekuatan 7.4 SR yang terjadi sekira pukul 19:03 WIB, Jumat (2/8), dirasakan sebagian besar warga Banten tak terkecuali warga Kota Serang. Masyarakat berhamburan keluar rumah sesaat setelah merasakan guncangan gempa.

Pantauan Radar Banten, warga Kota Serang yang berhamburan keluar rumah terjadi di Komplek Griya Permata Asri, Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocokjaya. Warga berjejer di depan rumah mereka dan saling menginformasikan akan adanya guncangan gempa. Bahkan, sejumlah balita dan anak – anak ada yang menangis karna ketakutan. “Tadi lagi nonton tv, tau – tau sofanya goyang. Kipas angin juga goyang,” Kata Rafi

Kepanikan juga terjadi di Kampung Bugis, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen. Masyarakat ramai – ramai keluar rumah dan berkerumun di jalan raya. Beberapa warga bahkan meminta anggota keluarganya yang tengah bekerja di kawasan industri Merak dan Anyar untuk pulang.

Diketahui, gempa yang pada Jumat, (2/8) pukul 19.03 WIB berpusat di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan M=7,4. Episenter terletak pada koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km.

Gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah: (1) Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (2) Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (3) Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (4) Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter). (5) Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter).(ila)