Geng Motor Makin Berani, Serang Warga pada Sore Hari

Ilustrasi jpnn.com

CILEGON-Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kawanan geng motor semakin berani dan nekat. Pada Rabu (15/5), seorang warga di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, diserang oleh kawanan geng motor. Penyerangan dilakukan pada sore hari menjelang magrib.

Penyerangan itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Informasi yang dihimpun Radar Banten, sore itu korban yang bernama Wahyu (20) sedang nongkrong di pinggir jalan, tepat di depan gerbang Cilegon Park. Saat itu, datang dua unit motor yang ditumpangi empat orang lelaki menghampiri pemuda asal Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, itu. Tanpa aba-aba, empat lelaki itu langsung memukul wajah dan kepala korban.

Karena aksi itu dilakukan sore hari, pengeroyokan itu diketahui oleh warga sekitar. Sejumlah warga langsung lari berusaha menyelamatkan korban. Sementara, keempat pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor. “Korban ditolong sekuriti Cilegon Park, terus langsung dibawa ke puskesmas di Cibeber,” Kapolsek Cibeber AKP Muljadi di Mapolres Cilegon, Kamis (16/5).

Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian pelipis. “Saya lewat warga lagi pada lari ke arah korban itu, orangnya (korban-red) lagi megang kepala sambil duduk, darahnya ke mana-mana,” kata Indra, pemilik warung tak jauh dari lokasi.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso menuturkan, aksi pengeroyokan oleh orang tak dikenal sedang marak terjadi di sejumlah daerah, terbaru di Kota Cilegon.

Namun untuk kasus di Kota Cilegon, karakteristiknya berbeda dengan daerah lain karena waktu penyerangannya bukan di jam rawan seperti tengah malam atau dini hari menjelang sahur. Di Kota Cilegon, aksi penyerangan dilakukan pada jam-jam ramai, sekira pukul empat sore.

Menyikapi peristiwa tersebut, menurut Rizki, Polda Banten telah menyurati seluruh polres untuk membentuk tim khusus patroli roda dua yang melakukan pemantauan di wilayah hukum masing-masing. “Patroli di jam-jam rawan salah satunya mengantisipasi anak yang bawa senjata tajam,” tuturnya.

Baca juga : Aksi Geng Motor Pembacok Mahasiswa Terekam CCTV

Sebelumnya, aksi penyerangan warga oleh geng motor juga beberapa kali terjadi di Kota Serang. Pada Senin (13/5) dini hari, seorang mahasiswa bernama Khalid dikeroyok oleh sekelompok pemuda. Korban dan rekannya, Reinhard, berboncengan menggunakan sepeda motor. Saat melintas di sebuah minimarket, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, motor korban dihentikan paksa oleh pelaku yang menggunakan tiga unit motor
Setelah kendaraan korban berhenti, pelaku langsung menyerang korban. Selain tangan kosong, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam (sajam). Korban mengalami lebam di wajah dan luka sayatan di dahi dan kepala.

Polisi belum dapat memastikan pelaku penyerangan warga Bumi Agung Permai (BAP) I, Kelurahan Unyur, Kota Serang itu adalah pelaku yang sama dengan dua aksi penyerangan beberapa waktu lalu di Kota Serang. (Bayu Mulyana)