Genjot Kunjungan Wisatawan, Disbudpar Banten Siapkan 20 Agenda Besar Pariwisata

Disbudpar Provinsi Banten

Disbudpar Provinsi Banten
Disbudpar Provinsi Banten

SERANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kebudayaan dan kepariwisataan di Provinsi Banten. Komitmen tersebut diwujudkan dengan telah disusunnya 20 agenda besar yang bisa menjadi destinasi wisata di Provinsi Banten, selama tahun 2016.

Kepala Disbudpar Provinsi Banten, Opar Sohari mengatakan, kekayaan potensi wisata baik alam maupun kebudayaannya di Provinsi Banten perlu dikelola dan ditangani dengan baik. Banten mempunyai segalanya yang bisa dijadikan objek wisata, dan itu sangat baik untuk kemajuan provinsi dan kesejahteraan masyarakat.

“Agar tidak hanya mengandalkan pada potensi alam, kami mengagendakan setidaknya 20 agenda besar yang bisa menarik wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara,” kata Opar, Senin (15/2/2016).

Dua puluh agenda tersebut akan digelar secara terpisah di setiap bulan dan di tempat yang berbeda. Bulan April mendatang, lanjut Opar setidaknya terdapat tiga agenda besar, yaitu Festival Teater, Seba Baduy, dan Cilegon Ethnic Carnival.

“Bulan Mei-nya ada Festival Lomba Permainan Anak Tradisional, Festival Kuliner Khas Banten, Festival Cinderamata, Festival Fashion, dan Festival Cisadane. Sedangkan di Juli, ada Festival Lagu Daerah,” ujarnya.

Opar melanjutkan, pada bulan Agustus, akan diselenggarakan Festival Rakyat Cibaliung, bulan selanjutnya, September akan ada Seren Taun. “Di Oktober yang cukup banyak, akan ada enam event. Yaitu Pemilihan Kang Nong, Festival Situ Tujuh Muara, Festival Masyarakat Pesisir, Festival Bahari, Festival Tanjung Lesung, dan Ekspedisi Sungai Cibanten,” tambahnya.

Di akhir tahun pun masih ada event yang bisa menggenjot jumlah kunjungan wisatawan. Di antaranya, pada November akan ada Banten Beach Festival, pada Desember ada Festival Tangerang, dan Panjang Mulud.

“Kami terus berupaya memajukan pariwisata, namun tentu kami perlu peranserta masyarakat luas dan pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam sektor pariwisata,” ujarnya. (ADVERTORIAL/DISBUDPAR BANTEN/Bayu)