Genjot Pemulihan Ekonomi Dengan Dana Insentif

0
342 views

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengaku akan menggenjot pemulihan ekonomi menggunakan dana insentif daerah yang telah dianggarkan.

Asisten Daerah II Kota Cilegon, Tb. Dikrie Maulawardana Kota Cilegon menjelaskan,  Covid-19 memberikan dampak di sektor perdagangan dan pariwisata.

“Sehubungan dengan adanya pandemi Covid-19 itu memberikan dampak secara tidak langsung terhadap perekonomian Indonesia di sektor perdagangan dan pariwisata, sejak adanya pandemi ini telah membuat perekonomian dalam maupun luar negeri mengalami krisis ekonomi, termasuk di Kota Cilegon” ungkapnya, Jumat (20/11).

Lebih lanjut, Dikrie menyampaikan belum ada laporan penyerapan dana insentif tambahan 2020. “Total dana kegiatan yang bersumber dari insentif tambahan 2020 adalah Rp13,4 miliar yang diperuntukan untuk 7 UPT, delapan kecamatan dan 43 kelurahan yang ditujukan untuk pemulihan ekonomi dampak Covid-19 dan untuk realisasi anggaran masih belum ada yang terserap kecuali kegiatan yang sudah di Kelurahan dan Kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi dalam sambutannya menyampaikan sektor UMKM adalah sektor yang paling terdampak Covid-19.

“Covid ini berpengaruh terhadap masyarakat, masyarakat menjadi kehilangan pekerjaan yang membuat daya beli menurun dan berakibat menurunnya pendapatan, dan sektor UMKM adalah sektor yang paling terdampak Covid-19 ini, maka dengan kegiatan ini diharapkan mampu membantu proses pemulihan ekonomi Kota Cilegon,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa pemerintah memiliki peran yang penting dalam pemulihan  ekonomi Kota Cilegon. “Peran penting Pemerintah adalah mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, penguatan daya beli, menjalin kestabilan pangan serta mendorong pergerakan ekonomi kembali berjalan,” ujarnya. (Bam)