Gerakan Peduli Sesama, Buka Mata Rutin Gelar “Sweep Street”

Komunitas Buka Mata

SERANG – Prihatin dengan minimnya kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap orang-orang yang membutuhkan, Komunitas Buka Mata dari Kota Cilegon merasa perlu melakukan tindakan sosial yang kongkret seperti Sweep Street (SS). Sweep Street sendiri adalah gerakan membagi-bagikan makanan berupa nasi bungkus.

Meski tergolong masih berusia muda, Ahmad Satibi, Seno Sumadi, Cahya Prasetya, Ika Sehfianti dan beberapa anggota Buka Mata lainnya menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap sesama saat membagi-bagikan makanan kepada anak-anak jalanan dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Jumat (29/1/2016)
malam.

Salah seorang anggota Seno yang baru beberapa tahun lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) ini, mengaku kegiatan tersebut rutin dilakukan pada Jumat dan Sabtu malam. “Ini kegiatan rutin kami. Tapi pada kegiatan kali ini ada yang berbeda. Komunitas Buka Mata bergabung bersama komunitas Berbagi Nasi untuk ‘berjuang’ di jalan. Hal semacam ini kami lakukan karena banyaknya anak muda yang ikut dan bersemangat, hingga akhirnya target pun diperluas,” papar dia ditemui di Serang usai kegiatan.

Tidak hanya anak-anak dan ODGJ saja, pekerja malam seperti pemulung, pengamen dan lain-lain mulai dari daerah Simpang Tiga sampai Pondok Cilegon Indah kebagian rejeki mendadak.

Seno mengatakan, awalnya dirinya merasa prihatin saja melihat nasib anak-anak dan ODGJ. Seno berharap dari kegiatan ini anak-anak bisa sekolah lagi dan ada perhatian khusus serta pemerintah menyediakan tempat bernaung untuk ODGJ.

“Sabtu malam kita sweep street lagi mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Titik kumpul di rumah dinas Walikota Cilegon. Rute kembali di sepanjang jalan kota dari Simpang Tiga sampai PCI dengan target utama anak-anak dan ODGJ,” jelas Seno.(Viane)