Gerebek Gudang Miras, Ribuan Botol Disita

Petugas Gabungan menggerebek rumah yang digunakan sebagai gudang miras di Perumahan Kroncong Permai, RT 07, RW 02, Kelurahan Kroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kamis (19/7).

JATIUWUNG – Rumah tinggal yang dijadikan gudang minuman keras (miras) di Perumahan Kroncong Permai, RT 07, RW 02, Kelurahan Kroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Sebanyak 6.912 botol miras berbagai merek dan dua jerigen Ciu disita petugas Satpol PP Kota Tangerang dibantu polisi dan TNI, Kamis (19/7).

Barang bukti kemudian diangkut menggunakan kendaraan truk beserta pemiliknya dibawa ke Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang untuk langsung mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring). ”Pelaku pemilik gudang miras berinisial S (40) dan R (29) pemilik Ciu menjalani proses persidangan di PN Tangerang selama dua jam. Mereka mengaku perbuatannya menjual barang haram tersebut di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang. Barang haram dan pemiliknya juga sudah kami serahkan ke PN Tangerang tadi pagi,” ujar Kasat Pol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana.

Dia menjelaskan, hakim menjatuhkan hukuman untuk pemilik miras jenis Ciu diberi sanksi denda sebesar Rp500 ribu atau pidana penjara selama dua bulan. Sedangkan pemilik rumah yang dijadikan gudang diberi sanksi denda sebesar Rp2,5 juta atau hukuman pidana penjara selama tiga bulan. ”Ternyata kedua pelaku merupakan residivis penjual minuman keras di wilayah Kota Tangerang. Tahun lalu, keduanya juga pernah melakukan hal yang sama sehingga kita bilang pemain lama. Jadi mereka berdua sudah pernah kami sita mirasnya, dan sekarang ketangkap lagi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Kaonang menambahkan, rumah yang dijadikan gudang miras tersebut sudah menjadi target operasi (TO). ”Makanya kemarin pagi kita langsung gerebek saja,” terangnya.

Proses penggerebekan ini merupakan operasi senyap yang dilakukan untuk meminimalisasi peredaran miras di Kota yang bermotto Akhlakul Kharimah itu. Termasuk melakukan sidang Tipiring langsung. ”Semoga hal ini bisa membuat jera para pengusaha nakal yang masih menjual miras di kota industri ini,” imbuhnya. (Gugun/RBG)