Gerindra Realistis, Jika Kader Kurang Tokcer Akan Jagokan Petahana

0
103
Ketua DPD Partai Gerindra Desmond J Mahesa membuka Rakorcab Partai Gerindra Tangsel. Minggu (17/9).

TANGERANG DPD Partai Gerindra Banten saat ini tengah berhitung dalam kontestasi pilkada serentak 2018. Meski belum ada jagoan yang diusung, namun langkah politik partai besutan Prabowo Subianto ini sepertinya mengarah kepada petahana. Walaupun, kader internal tetap menjadi acuan untuk diajukan. Maka itu, Gerindra terus lakukan konsolidasi di Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Serang dan Kota Tangerang untuk menentukan calon yang diusung.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Banten Andra Soni mengatakan, petahana memiliki peluang besar untuk diusung dalam pilkada. Namun jika ada kader internal yang bagus, akan menjadi skala prioritas untuk diajukan.

”Kita saat ini terus menggodok nama. Kader internal tetap menjadi skala prioritas. Jika tidak memungkinkan kenapa harus dipaksakan. Kita juga harus realistis,” katanya, saat memberikan keterangan pers di acara Rakorcab Gerindra, di Serpong, Minggu (17/9).

Andra mengakui, perlu ada kader yang diajukan. Ini sebagai bagian dari regenerasi. Tapi bila memang tidak memungkinan, langkah pragmatis harus diambil. Maka itu, mencetak kader jadi skala prioritas, agar dalam setiap pilkada tidak selalu mengambil calon dari luar partai.

”Kita akui harus ada perubahan. Kader internal memang mesti diajukan. Ini menjadi bahan evaluasi kita agar ke depannya partai tidak selalu dianggap pragmatis. Kita ingin mengubah paradigma itu,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Tangsel Li Claudia Chandra, mengakui selama ini eksistensi Gerindra di berbagai daerah di Banten belum maksimal. Dimana partainya hanya berpartisipasi memberikan suara pada calon yang bukan dari internal partai.

”Biasanya hal tersebut tidak menjamin kalau nanti kader yang didukung ikut mendukung Prabowo sebagai presiden,” katanya.

Meski begitu, untuk pileg 2019, Li optimis bisa menggaet 14 kursi DPRD Kota Tangsel atau naik 100 persen. Harapannya, dengan begitu kesejahteraan rakyat di Tangsel bisa lebih maksimal dan terjamin karena mayoritas kursi diduduki.

Ketua DPD Partai Gerindra Banten Desmond Mahesa mengatakan, di Tangsel ini ada 7 Kecamatan, 54 Kelurahan dan 2.200 TPS. Apakah para kader di tiap TPS sudah bisa mendeteksi berapa kira-kira suara Gerindra.

Nah, tantangan ini yang perlu dijawab. Kekompakan  pengurus dan kader yang menentukan. ”Semua harus kompak dan serius jangan ada yang tidak serius dan ada yang menggampangkan,” katanya.

Ia mengingatkan kepada kadernya untuk kompak dan bekerja keras dalam rangka memajukan Ketua Umum Probowo Soebianto sebagai calon presiden 2019.

”Rakorcab ini pada dasarnya adalah untuk mengetahui berapa jumlah anggota, dan bagaimana kepengurusan partai, dan diharapkan para pengurus di Tangsel pada 2019 berani majukan diri menjadi anggota dewan di Kota Tangsel,” tambah Desmond.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, meminta semua kadernya bergerak nanti 2019 maka Gerindra pasti menang dan Gerindra menang Prabowo Presiden.

”Tentunya bukan sekadar ucapan dimulut tapi mari kita bersama-sama dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkannya,” ujarnya. (MG-04/FIRDAUS/RBG)