Gerindra Usung Mpok Nur Asia di Pilkada Tangsel

0
201 views
Nur Asia Uno (jilbab abu-abu)

TANGERANG SELATAN – Pilkada Kota Tangsel memang seksi. Saking seksinya, sejumlah tokoh nasional juga berminat. Setelah Siti Nur Azizah, putri Wapres terpilih KH Ma’ruf Amin, nama istri Sandiaga Uno yakni Nur Asia disebut-sebut juga bakal nyalon Walikota Tangsel tahun depan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tangsel Li Claudia membenarkan informasi tersebut.

“Iya betul, kami mencoba mengusulkan Mpok Nur- panggilan akrab Nur Asia- yang muncul di survei internal DPC Gerindra Tangsel,” katanya melalui pesan WhatsApp, Rabu (31/7). Ditambahkan Li Claudia, sejumlah kader dan relawan banyak yang mengusulkan Mpok Nur nyalon Walikota Tangsel.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tangsel Yudi Wibowo menambahkan, dengan adanya usulan tersebut pengurus DPC akan menyampaikan ke DPP Partai Gerindra. ”Kalau respons pribadi beliau (Mpok Nur-red) memang belum ada. Tapi, pas Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco menyampaikan ke Bang Sandiaga, dibalas hanya senyum-senyum saja,” terangnya.  

Yudi menegaskan, untuk calon walikota yang akan diusung, menunggu kepastian pusat. ”Kami menunggu arahan dari pimpinan. Prinsip kami Sami’na Wa Atho’na,” katanya.

Kemunculan nama Mpok Nur Asia memang tak terlepas dari relawan emak-emak. Apalagi, Tangsel selama ini dipimpin sosok perempuan. Akhirnya, kepercayaan publik sangat tinggi, perempuan sangat cocok untuk memimpin Kota Tangsel. ”Ya, kalau melihat kondisi Tangsel. Pemimpin perempuan memang diminati dan publik percaya,” urainya.  

Apalagi Tangsel merupakan wilayah yang strategis. Dan, kaum perempuan punya potensi besar melanjutkan tradisi kepemimpinan wanita di Kota Tangsel. ”Daya tarik Mpok Nur ada. Selain itu, kapabilitasnya tidak diragukan untuk memimpin Tangsel,” tandasnya.  

Diketahui, Partai Gerindra di Kota Tangsel sendiri meraih peringkat ketiga dengan total perolehan delapan kursi DPRD Tangsel dalam Pileg 2019. Dengan raihan kursi tersebut setidaknya Partai Gerindra tinggal berkoalisi lain untuk memenuhi persyaratan minimum 10 kursi anggota DPRD untuk bisa mengusung calon walikota dan wakil walikota. (you/asp/sub)