Giliran Terminal di Banten Terancam Ditutup

0
538 views
Kepala BPTD Banten Endi Prasetyo (kiri) bersalaman dengan mantan Kepala BPTD Banten Nurhadi Unggul Wibowo saat serah terima jabatan di Hotel The Royale Krakatau Cilegon, Selasa (1/9).

Pelayanan di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Cilegon tutup sementara karena Covid-19. Kini, giliran operasional empat terminal tipe-A di kabupaten kota di Banten yang terancam ditutup kembali.

Diketahui, ada empat terminal tipe-A yang berada di bawah naungan kerja Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah VIII Banten. Empat terminal tersebut yaitu Terminal Terpadu Merak di Kota Cilegon, Terminal Pakupatan di Kota Serang, Terminal Labuan di Pandeglang, dan Terminal Rangkasbitung di Kabupaten Lebak.

Secara grafik, di daerah-daerah tersebut kasus Covid-19 terus meningkat. Bahkan untuk Kota Serang dan Kota Cilegon berstatus zona oranye, satu level di bawah zona merah.

Kepala BPTD Wilayah VIII Banten Endi Prasetyo mengatakan, operasional terminal tipe-A di wilayah kerja BPTD Wilayah VIII Banten akan segera ditutup jika wilayah tersebut menjadi zona merah.  “Jika wilayah sebuah kota menjadi zona merah corona, maka terminal tipe-A akan kami tutup,” ujar Endi ditemui saat pisah sambut Kepala BPTD Wilayah VIII dari Nurhadi Unggul Wibowo kepada dirinya di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (1/9).

Dikatakan Endi, penutupan terminal tipe-A dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan penularan Covid-19.  Penutupan terminal dilakukan secara kondisional, jika zonanya sudah tidak merah maka terminal tipe-A akan kembali beroperasi.  “Kita juga tidak ingin pelayanan moda transportasi darat juga menjadi salah satu klaster penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Dengan ditutupnya terminal tipe-A, kata Endi, moda transportasi antarkota dan antarprovinsi juga tidak dioperasikan. Ia berharap, warga yang akan menggunakan moda transportasi darat untuk menunda perjalanan.  “Ketika operasional ditutup, maka bus-bus yang melayani rute ke zona merah atau dari zona merah juga tidak dioperasikan sementara, hingga suatu kota berubah menjadi zona kuning atau hijau,” ujarnya.

Sementara mantan Kepala BPTD Wilayah VIII Banten, Nurhadi Unggul Wibowo mengatakan, beberapa tugas yang menjadi pekerjaan rumah bagi BPTD Wilayah VIII Banten saat ini salah satunya adalah pencegahan penularan Covid-19 di terminal tipe-A. Selain itu, modernisasi dan pengaturan arus transportasi di Pelabuhan Merak menjadi salah satu pekerjaan rumah yang belum dituntaskan.

“Mudah-mudahan program yang sudah berjalan bisa dilanjutkan, dan saya percaya Pak Endi sudah berpengalaman,” tuturnya. (bam/alt)