Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah didamping Ketua Bapilu Andika Hazrumy dan Sekum Bahrul Ulum memberikan potongan tumpeng kepada Sekjen Golkar Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus saat workshop pembekalan caleg di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Rabu (31/10).

SERANG – Membelotnya beberapa kader DKI Jakarta yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno (Prabowo-Sandi) menjadi catatan khusus Partai Golkar. Partai berlambang beringin ini tidak akan segan-segan memecat kader yang membelot dari keputusan partai mendukung Paslon Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus saat menghadiri workshop pembekalan calon anggota legislatif (caleg) Partai Golkar Provinsi Banten pada Pemilu 2019 di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Rabu (31/10).

“Apa yang terjadi (di DKI Jakarta-red) bukan semua daerah. Itu hanya tiga orang yang datang dari Jakarta kemudian ke Bengkulu. Tidak bisa diklaim di beberapa daerah, itu cuma tiga orang, dan tiga orang ini sudah dipecat dan kita tidak mengakui dia sebagai caleg Golkar,” kata Lodewijk.

Ia mengklaim, partainya masih solid mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagaimana keputusan resmi DPP Golkar. “Golkar solid, kita commit putusan rapimnas mendukung Pak Jokowi yang berpasangan dengan dengan Pak Ma’ruf Amin,” katanya.

Partai yang dipimpin Airlangga Hartanto ini mewanti-wanti kadernya untuk fatsun terhadap keputusan partai. Pihaknya tidak akan menoleransi kader yang membelot dari keputusan partai. “Ini juga peringatan buat kader-kader Partai Golkar lain. Jangan coba-coba melanggar komitmen bersama yang sudah disepakati,” seru Lodewijk.

Secara nasional, ucapnya, Partai Golkar menargetkan Jokowi-Ma’ruf menang dengan suara 70 persen. “Secara nasional 70 persen. Dan, pembicaraan saya dengan kader Banten mereka juga menargetkan yang sama dengan apa yang yang dicanangkan nasional. Kalau 2014 Golkar mampu memenangkan Pak Prabowo maka 2019 kita juga harus yakin Golkar bisa menangkan Pak Jokowi,” ujarnya.

Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah menyerukan agar struktur partai dan kader solid memenangkan Pileg dan Pilres 2019. Seluruh caleg harus memanfaatkan momentum untuk turun ke masyarakat secara langsung. “Ini dalam rangka untuk menyerap aspirasi masyarakat agar mendapat simpati dan kepercayaan rakyat,” ujarnya.

Tatu berpesan agar para caleg Golkar arif dalam menyikapi dinamika yang terjadi selama Pemilu 2019 berlangsung. Salah satunya, terkait hoax yang marak beredar. “Caleg di Partai Golkar dalam bersosialisasi dan kampanye harus senantiasa menghindari dan jangan sampai tertipu dan terpancing dengan hoax dan radikalisme,” katanya.

Bupati Serang ini juga mengingatkan kadernya untuk mempertahankan kemenangan partai pada Pemilu 2014. Soliditas sebagai kunci kemenangan harus dipegang teguh seluruh caleg. “Soliditas dan kebersamaan harus dijunjung tinggi. Dilarang saling menjelekkan sesama caleg Partai Golkar. Dilarang saling mencegah, tetapi yang harus dilakukan adalah saling menguatkan. Saling isi kekosongan di antara kantong-kantong suara yang ada di wilayah masing-masing karena sejatinya kompetitor kita adalah 15 partai politik yang ada di luar sana,” seru Tatu.

Selain kemenangan partai, Tatu juga mengingatkan caleg dan kader Golkar dalam memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Tidak ada alasan bagi kader Partai Golkar Provinsi Banten untuk tidak memenangkan pasangan ini,” ujarnya.

Kata dia, Golkar sudah menetapkan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Selain itu, Ma’ruf Amin juga putra Banten yang patut dibanggakan. “Sekali lagi, kita fatsun partai. Ketika sosialisasi harus sudah disuarakan bersamaan dengan sosialisasi kawan-kawan semua di sini ke masyarakat supaya kemenangan dipastikan di Provinsi Banten untuk nomor 01,” ujarnya. (ken/dwi)