Golkar Harapkan PKS Dukung Tatu

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini memberikan keterangan kepada wartawan usai rakor DPD PKS Kabupaten Serang di Hotel The Jayakarta, Kecamatan Anyar, Minggu (16/2).

Balon PKS Tunggu Usulan Daerah

SERANG – DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mengeluarkan rekomendasi untuk calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2020. Partai Golongan Karya (Golkar) berharap, PKS tetap mendukung bakal calon bupati petahana Ratu Tatu Chasanah.

Hal itu terungkap pada acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PKS Kabupaten Serang di Hotel The Jayakarta, Kecamatan Anyar, Minggu (16/2). Seperti diketahui, pada pilkada sebelumnya untuk periode 2016-2021 PKS berkoalisi dengan Golkar mengusung Tatu dan wakilnya Pandji Tirtayasa.

Usai rakor, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim yang menghadiri rakor menyatakan bahwa Golkar dan PKS selama ini bersahabat. Oleh karena itu, pihaknya berharap mendapat dukungan dari PKS pada pilkada tahun ini.    

“Saya berharap PKS bisa tetap mendukung Ratu Tatu Chasanah di Pilkada 2020,” harap Fahmi yang juga menjabat wakil ketua DPRD Banten.

Disinggung soal kemungkinan Tatu disandingkan dengan bakal calon dsri PKS Najib Hamas, menurut Fahmi, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Tentunya harus melalui beberapa tahapan seperti survei dan mekanisme partai.

“Jangankan Pak Najib, Pak Mansur juga boleh, tentunya melalui beberapa pertimbangan dulu,” kelitnya

Selain Fahmi, acara rakor juga dihadiri Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Ketua DPD PKS Banten Sanuji Pentamarta, dan Ketua PKS Kabupaten Serang Mansur Barmawi. Selain itu, hadir pula beberapa elite parpol lainnya. Di antaranya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum, Ketua DPC PPP Kabupaten Serang Heri Azhari, dan Sekjen DPC Demokrat Kabupaten Serang Riki Fahrizal.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan, rekomendasi dari DPP terkait bakal calon pilkada bisa dikeluarkan setelah konsolidasi partai di tingkat daerah selesai, meskipun pihaknya sudah mendorong Najib Hamas sebagai bakal calon bupati untuk Pilkada 2020.

“Kalau soal SK rekomendasi (bakal calon pilkada-red) beberapa menit juga selesai. Tapi kan harus selesai dulu konsolidasi di daerah,” ujarnya.

Dalam proses rekomendasi DPP untuk pilkada, pihaknya butuh usulan dari pengurus daerah. Usulan biasanya disampaikan kepada DPP dengan dua opsi atau lebih. “Jadi, kita berbeda dengan partai lainnya yang depend (tergantung-red) dari atas (DPP-red). Nanti ada usulan dari daerah, kemudian kita pilih salah satunya,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi politik tingkat nasional tidak akan memengaruhi koalisi di daerah. Ia menegaskan, PKS PKS bisa berkoalisi dengan partai mana pun selama peluang untuk menang besar.

“Dengan Golkar, Gerindra, atau dengan PDIP pun bisa saja. Kalau potensi menangnya ada, kenapa tidak. Yang pasti kita lihat kearifan lokal lah,” katanya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Serang Mansur Barmawi menambahkan, pihaknya masih menjalin komunikasi dengan seluruh parpol. Katanya, arah koalisi PKS di pilkada masih cair dengan mengusung Najib Hamas sebagai bakal calon bupati. Tahun ini pihaknya juga menargetkan merekrut sebanyak 13 ribu kader baru untuk menguatkan struktur partai.

“Kita membuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung untuk membangun daerah,” tuturnya. (jek/zai/ira)