Golkar Kota Serang Usung Istri Walikota Sebagai Bakal Calon

0
4.521 views
Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Serang Tb Ihwan Subhi, Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Kota Serang Tb Haerul Jaman, dan bakal calon walikota Serang Vera Nurlaela Jaman saat konferensi pers usai rapat pleno diperluas, Rabu (21/6).

SERANG – DPD Partai Golkar Kota Serang memutuskan Vera Nurlaela, istri Walikota Serang Tb Haerul Jaman, sebagai bakal calon walikota Serang periode 2018-2023.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Serang Tb Ihwan Subhi mengatakan, pada 6 April DPP Partai Golkar meminta laporan dan informasi serta analisis untuk bakal calon walikota. “Hasil dari rapat pengurus harian, serta adanya komunikasi antara Bu Ketua (Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana-red) dengan Bu Vera sudah menyatakan siap,” ujar Ihwan usai rapat pleno diperluas usulan dan penetapan bakal calon walikota Serang dari Partai Golkar pada pilkada serentak tahun 2018-2023 di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (21/6).

Pada rapat pleno, Ihwan juga mempersilakan organisasi sayap, dewan penasihat, pengurus kecamatan, hingga DPD I untuk menyampaikan aspirasi. Dari beberapa perwakilan yang menyampaikan aspirasi sepakat pengusungan istri Jaman itu untuk maju pada pilkada tahun depan. Setelah rapat pleno diperluas, Ihwan mengatakan, hasilnya akan disampaikan ke DPD Golkar Banten. “Nanti DPD I yang akan bawa ke DPP,” terangnya.

Kata dia, pengusungan Vera berdasarkan kajian dari kader Golkar yang menjadi pemilih dalam penentuan bakal calon. Selain itu, ibu empat orang anak itu juga merupakan istri dari petahana yang tentu mempunyai potensi besar untuk memenangkan pilkada. Tak hanya itu, sebagai Ketua TP PKK Kota Serang yang merupakan istri orang nomor satu di Kota Serang, Vera dinilai memiliki popularitas dan tidak asing lagi di mata masyarakat.

“Harapannya, pada pilkada nanti, Golkar dapat meraih kemenangan yang sama seperti saat Pak Jaman dulu,” ujarnya.

Diketahui, Jaman sudah dua periode menduduki jabatan Walikota sehingga tak diperbolehkan lagi untuk mencalonkan diri sebagai walikota.

Ihwan mengatakan, walaupun Golkar memiliki tujuh kursi di DPRD Kota Serang, koalisi harus tetap dibangun. Untuk itu, komunikasi politik juga sudah dilakukan dengan semua partai. “Tinggal mencari kesepahaman dan kesepakatan,” terangnya.
Untuk bakal calon Wakil Walikota Serang yang akan menjadi pendamping Vera pada pilkada nanti, ia mengatakan, akan dibahas bersama dengan partai koalisi. Yang terpenting, bakal calon tersebut memiliki potensi dan kekuatan yang dianggap cukup layak. (Rostinah