CILEGON – Lima belas anggota Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Walikota Cilegon telah menetapkan tiga unsur pimpinan. Yaitu Ketua Pansus Isro Miraj dari Fraksi Golkar, Wakil Ketua Hasbi Sidik dari Fraksi Gerindra, dan Sekretaris Abdul Ghoffar dari Fraksi PKS.

Proses penetapan tiga pimpinan itu berlangsung Rabu (13/3) di ruang rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Cilegon selama kurang lebih tiga jam. Dari 15 anggota, empat di antaranya tidak hadir karena agenda partai, menjalankan umrah, dan orangtua sakit.

Mekanisme pemilihan unsur pimpinan dilakukan dengan cara voting secara tertutup dan satu paket. “Jadi satu orang anggota pansus menuliskan tiga nama di kertas kosong, ketuanya siapa, wakilnya siapa, sekretarisnya siapa,” ujar Ketua Pansus Pemilihan Wakil Walikota Cilegon Isro Miraj kepada Radar Banten di kantor DPRD Kota Cilegon usai rapat.

Kata Isro, hasilnya 100 persen seluruh anggota Pansus yang hadir mempercayakan amanah sebagai ketua terhadap dirinya. Sedangkan untuk posisi wakil ketua dan sekretaris mengalami perbedaan. Namun setelah dilakukan penghitungan Hasbi dan Ghoffar mengantongi suara dukungan terbanyak.

Kata Isro, proses pemilihan pimpinan Pansus sudah melalui mekanisme sesuai aturan serta disepakati oleh seluruh anggota Pansus. Selanjutnya, susunan struktur Pansus ini akan diparipurnakan pada 20 Maret mendatang.

Usai diparipurnakan, Pansus Pemilihan Walikota Cilegon baru akan bergerak menjalankan tugas. Secara garis besar, menurut Isro, ada dua tugas Pansus yaitu membentuk tata tertib dan juga menyusun Panitia Pemilihan (Panlih).

Soal Panlih, Isro menjelaskan, di Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota, atau Tata Tertib DPRD Kota Cilegon tidak mengatur jumlah anggota Panlih. (Bayu Mulyana)