Gowes Pesona Banten 2017 Rangkasbitung-Sawarna 125 Km

Lewati Perkebunan Sawit, Menerobos Hutan Pulau Manuk

PENGALAMAN BERKESAN: Para personel Radar Banten Cycling Club (RBCC) foto di Tanjung Layar yang eksotis.

Akhir Agustus mendatang, Radar Banten akan menggelar event tahunan Gowes Pesona Banten 2017. Selain untuk memperkenalkan potensi wisata andalan Banten, sekaligus sebagai tantangan dan uji nyali goweser Banten, DKI Jakarta, Jabar, Lampung, dan sekitarnya. Berikut gambaran kegiatan dan medannya.

M WIDODO – SERANG

Berbagai instansi negeri maupun swasta di Banten sering menggelar kegiatan gowes. Ada fun bike, ada Sejabat (Sepeda Jelajah Wisata Banten) yang sudah sampai seri ketujuh, ada Tour D’Baduy, dan lain-lain. Nah, kali ini Radar Banten akan menawarkan tantangan berbeda dengan kegiatan gowes sebelumnya.

Pasti para goweser Banten dan sekitarnya penasaran seperti apa event tahunan ini. Treknya seperti apa, rutenya ke mana saja, jarak tempuhnya berapa ratus kilometer. Kemudian pesertanya siapa dan dari mana saja. Itu juga yang dipikirkan dan direncanakan oleh Radar Banten ketika memunculkan ide Gowes Pesona Banten 2017.

Yang pertama, karena membawa nama Pesona Banten tentu ada destinasi wisata nan cantik dan memesona yang akan ditawarkan kepada goweser maniak. Jadi, saat mencapai garis finis, goweser yang sudah lelah dan capai langsung terobati dengan pemandangan elok di depan matanya.

Kedua, Gowes Pesona Banten 2017 ini event berskala regional. Untuk itu, Radar Banten membidik pesertanya berasal dari Banten, Jakarta, Bogor, Depok, Bandung, Lampung, serta dari daerah lainnya.

Ketiga soal trek, rute, dan jarak tempuh. Kita pilih yang medium. Tidak ringan, tapi juga tidak berat. Untuk trek di Banten, pilihannya banyak dan sudah sering dilalui para goweser. Untuk itu, Radar Banten memilih yang jarang dilalui goweser, tapi menantang secara fisik dan dipastikan seru. Yaitu, dari Kota Rangkasbitung ke Pantai Sawarna sejauh 125 kilometer. Siapa tak kenal Sawarna? Pantai eksotis dengan ikon Tanjung Layar-nya yang sudah menasional itu. Ini adalah salah satu Seven Wonderfull-nya Banten.

Treknya berupa jalan aspal hotmix dan beton. Melewati kawasan perkebunan kelapa sawit dan karet di Gunungkencana, kemudian ke Malingping, terus menyusuri pantai selatan dengan deburan ombak yang menggoda hingga Bayah dan finis di Sawarna.

Tim Radar Banten yang terdiri dari M Widodo dan Samsul Hadi, Selasa (18/7), sudah melakukan survei awal pada rute Kota Rangkasbitung-Sawarna sejauh 125 kilometer. Kondisi trek secara umum berupa aspal hotmix dan jalan beton mulus. Hanya ada jalan berkerikil dan berdebu dengan panjang sekira dua kilometer selepas Terminal Malingping menuju Bayah. Dan, itu kita berharap akhir Agustus nanti sudah di-hotmix.

Gowes Pesona Banten 2017, nanti dibagi menjadi lima etape. Secara umum kondisi jalan mulus. Etape pertama dari Kota Rangkasbitung menuju Kecamatan Cileles (kurang lebih 30 kilometer), sesekali naik turun, dengan tingkat elevasi sedang. Juga terdapat tiga tanjakan yang panjangnya lebih dari 500 meter.

Dilanjut etape kedua, dari Kecamatan Cileles ke Kecamatan Gunungkencana sepanjang 20 kilometer. Kondisi jalan masih bervariasi. Naik turun. Namun, perkebunan kelapa sawit dan kebun karet diharapkan menjadi daya pikat dan hiburan para goweser.

Etape ketiga Gunungkencana-Malingping sekira 20 kilometer, kondisi jalannya cenderung menurun. Ada beberapa tanjakan, tetapi tidak terlalu ekstrem. Di etape ini, dijadwalkan peserta istirahat untuk makan siang dan salat Zuhur. Namun, apabila finis di etape ketiga masih jauh dari waktu zuhur, peserta disarankan untuk melanjutkan lagi perjalanannya.

Selanjutnya etape keempat Malingping-Panggarangan, juga sepanjang 20 kilometer. Didominasi jalan aspal datar. Hanya, selepas Terminal Malingping terdapat jalan berkerikil dan berdebu dengan panjang sekira dua kilometer. Sementara etape terakhir, Panggarangan-Bayah-Sawarna, etape paling eksotis. Selain jalan datar Panggarangan-Bayah. Selepas Bayah akan melewati Pabrik Semen Merah Putih. Setelah itu masuk kawasan Perhutani dengan hutan tanaman tropis dan banyak kawanan monyet di pinggir jalan.

Di rute Bayah-Sawarna terdapat tujuh tanjakan lumayan tajam. Untuk itu, peserta yang sudah kelelahan harap berhati-hati dan mengatur irama gowesnya guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Lalu, sampailah di Seven Wonderfull Banten, Sawarna. Selanjutnya bermalam di homestay Sawarna.

Bagi yang ingin ikut Gowes Pesona Banten 2017, jangan lewatkan kesempatan langka ini. Pendaftaran akan segera dibuka untuk goweser yang menyukai tantangan. (*)