Grand Final Bintang Sains 2019 Kota Cilegon: Dukungan Keluarga Motivasi Meraih Prestasi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Muchtar Gojali menyerahkan piala bergilir kepada juara I Arsyad Ahmad Fathy pada grand final Bintang Sains 2019 tingkat Kota Cilegon, Kamis (4/4).

CILEGON – Dukungan penuh keluarga dan orang-orang terdekat menjadi modal utama menampilkan prestasi terbaik. Hal ini dirasakan ketiga peserta yang menjadi juara Bintang Sains 2019 Kota Cilegon.

Enam juara Bintang Sains 2019 Kota Cilegon berfoto bersama Kepala Dindik Kota CIlegon Muchtar Gojali dan jajaran, Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi, unsur Forkompimda Kota CIlegon, serta guru pendamping dan orangtua para juara usai penyerahan hadiah dan piala pada Grand Final Bintang Sains 2019 Kota Cilegon di aula Gedung DPRD KOta CIlegon, Kamis (4/4).

Kemarin, Bintang Sains 2019 Kota Cilegon memasuki babak grand final. Lomba yang diikuti 80 finalis perwakilan delapan kecamatan se-Kota Cilegon itu, digelar di aula DPRD Kota Cilegon. Nama keenam juara yang sukses menyisihkan puluhan finalis lain sudah di tangan panitia. Tiga juara berhak atas hadiah utama, yakni mengikuti studi tur ke Malaysia-Singapura yang direncanakan berangkat pada 22 April.

Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi menyerahkan piala tetap kepada juara I Bintang Sains 2019 Kota Cilegon.

Ketiga peserta itu yakni Arsyad Ahmad Fathy dari SDIT Al-Hanif Kecamatan Cibeber sebagai Juara I; Kevin Narendra Ananta Putra dari SDIT Raudhatul Jannah, Kecamatan Cibeber sebagai Juara II; dan Rhaiza Fairuz Dhiya Siregar dari SDN Cilegon II Kecamatan Jombang yang meraih predikat Juara III. Tiga nama lain, tercatat sebagai juara harapan, yakni Sakila Tifara Sangjaya dari SD YPWKS V Kecamatan Cilegon, Nasywa Adtyas Humaira dari SDIT Raudhatul Jannah Kecamatan Cibeber, dan Banyu Bumi dari SD Unggulan Uswatun Hasanah Kecamatan Ciwandan.

Pimpinan perusahaan Radar Banten Diana Yuliantini menyerahkan hadiah dan sertifikat kepada juara harapan Bintang Sains 2019 Kota Cilegon.

Pada penutupan Bintang Sains 2019 Kota Cilegon yang digagas Radar Banten dan Banten Raya TV itu, berlangsung meriah. Jalannya lomba semakin seru, persaingan 80 finalis yang memperebutkan jatah enam juara juga berlangsung sengit dan menegangkan. Event dihadiri Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Muchtar Gojali, Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi, Ketua PGRI Kota Cilegon Wandi Wahyudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon, Kepala Bidang (Kabid) SD Dindik Kota Cilegon Humaedi, Kepala UPTD se-Kota Cilegon, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD se-Kota Cilegon.

Ditemui usai penyerahan hadiah, Arsyad Ahmad Fathy dari SDIT Al-Hanif Kecamatan Cibeber yang menjadi juara I dan berhak atas piala bergilir walikota, mengaku bangga atas raihan yang dicapainya. Ia mengaku tak pernah menyangka bisa menjadi yang terbaik di Kota Baja itu. Menurutnya, doa dan dukungan keluarga dan guru menjadi modal utama. “Enggak nyangka. Ini berkat doa ayah dan bunda, guru dan teman-teman,” ucapnya.

Fathy mengaku, sebelum berangkat ke lokasi lomba selalu diingatkan orangtua dan gurunya agar tetap fokus dan tidak canggung menjawab setiap pertanyaan. “Tadi berangkat dari sekolah bareng bapak dan ibu guru. Alhamdulillah juara,” ujarnya bangga.

Menurutnya, beberapa pertanyaan dianggapnya sulit. Terutama soal esai IPA. Namun, Fathy mengaku mampu menjawab soal berkat kehati-hatian memberikan jawaban pada papan jawaban. “Alhamdulillah benar jawabannya,” katanya.

Arsyad Ahmad Fathy bersama orangtua dan guru pendamping melakukan sujud syukur usai dinobatkan sebagai juara I Bintang Sains 2019 Kota Cilegon

Senada disampaikan Kevin Narendra Ananta Putra. Peraih Juara II ini mengaku bangga dan tak menyangka bisa membawa nama baik sekolahnya pada ajang Bintang Sains 2019. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada orangtua dan guru. “Alhamdulillah. Senang, bangga. Terima kasih semuanya,” ucapnya.

Kevin juga tak pernah mengira dan terbayangkan bisa mengikuti rombongan Radar Banten studi tur ke luar negeri. “Kalau persiapan, belajar di rumah dengan orangtua dan di sekolah dengan guru,” ungkapnya.

Sementara Rhaiza Fairuz Dhiya Siregar yang meraih juara III, mengaku bangga atas hasil yang dicapainya. Sebelum mengikuti Bintang Sains 2019, ia sempat mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi sehari sebelumnya. “Senang, bangga,” ujarnya singkat.

Kepala Dindik Kota Cilegon Muchtar Gojali mengapresiasi komitmen dan langkah Radar Banten mengawal pelaksanaan pendidikan di Provinsi Banten, khususnya di Kota Cilegon melalui Bintang Sains. “Ini ikhtiar yang luar biasa. Tiada lain, semua niatan sangat mulia,” katanya.

Muchtar berharap, melalui kegiatan Bintang Sains diharapkan mampu menampilkan dan menghasilkan siswa-siswi terbaik di Kota Cilegon. Ia pun menyingung soal hadiah utamastudi tur ke luar negeri bagi siswa berprestasi. “Ini ada 80 peserta terbaik. Nanti akan ada yang terbaik dari yang baik,” terangnya.

Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi mengatakan, grand final terdiri 80 peserta berasal dari 58 sekolah melalui tahapan seleksi. Dua mata pelajaran menjadi fokus Bintang Sains, yaitu Matematika dan IPA. “Kebahagiaan kami menjadi lengkap, karena bisa berkumpul bersama anak-anak terbaik di Kota Cilegon. Bintangnya matematika dan IPA di sekolahnya masing-masing,” terangnya.

Ia mengungkapkan, selama tahapan seleksi peserta mengalami kesulitan menjawab soal di level dua. Peserta sudah banyak gugur, terutama berkaitan dengan soal matematika. Kendati demikian, Mashudi memberikan penghargaan kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut. “Bagi peserta, 22 April kami akan memberikan reward studi tur ke Singapura dan Malaysia. Penghargaan seperti itu belum besar, ke depan tentu kita berharap lebih ditingkatkan,” pungkasnya. (fdr/zai/air/ags)