Green Lestari Residence Hadirkan Rumah Modern Minimalis

Green Lestari Residence
Salah satu tipe rumah Green Lestari Residence. (Foto: Susi K)

SERANG – Cluster Green Lestari Residence menghadirkan 100 unit hunian dengan konsep modern minimalis. Selain konsep minimalis, hunian ini juga menghadirkan hunian dengan lingkungan hidup sehat dengan memaksimalkan unsur-unsur alam.

Roni Hardiriyanto Adali, GM PT Caraka Swasembada selaku pengembang Green Lestari Residence, menjelaskan bahwa lingkungan perumahan ini berbeda dengan area perumahan lain yang ada di Kota Serang. Pengembang membangun lingkungan perumahan yang ekslusif dengan memaksimalkan unsur-unsur alam yang hijau dan segar. Pohon-pohon yang rindang, lengkap dengan keberadaan taman-taman seperti taman burung, area jogging track,dan club house, di dalamnya tersedia fasilitas kolam renang. “Unit rumahnya dirancang modern minimalis,” katanya.

Ada tiga tipe rumah yang ditawarkan, yakni 38/83 dijual mulai harga Rp350 juta per unit, 45/130 seharga Rp450 juta per unit, dan 54/140 dijual Rp550 juta per unit.

Pengembang juga memberikan penawaran bagi calon pembeli yang ingin menambah ruangan ekstra dalam rumah dengan menyediakan opsi membangun lantai mezzanine. Di gedung-gedung kesenian atau pertunjukan, orang menyebut dengan istilah balkon. Lantai mezzanine ini dibuat dengan memanfaatkan ukuran plafon yang tinggi.

Kata dia, posisinya nanti berada di tengah-tengah antara lantai dasar dan plafon. Selain itu, ada di antara lantai dasar dengan lantai dua. Plafon rumah yang dibangun hingga enam meter. “Antara lantai mezzanine hingga plafon, berjarak sampai 2,6 meter. Kalau pembeli memang berniat membuatnya, hanya dikenakan biaya tambahan Rp25 juta,” ujarnya.

Saat ini pembangunannya dimulai dan tersedia unit rumah contoh di lokasi. Semua tipe akan selesai dibangun hingga 2017. Menariknya, bagi pembeli diberikan kesempatan mendapatkan hadiah satu unit Daihatsu Ayla. “Setiap 30 unit yang terjual, akan diundi dan pembeli yang beruntung bisa langsung membawa mobil tersebut,” katanya.

Kehadiran hunian cluster ini didorong pertumbuhan ekonomi lokal akibat tumbuhnya kelas menengah baru dan makin membaiknya aksesibilitas pendukung, membuat Kota Serang terus menjadi sasaran pengembangan proyek properti khususnya pembangunan kawasan perumahan. (RB/skn/dwi)