Gubernur Banten Berduka atas Musibah Longsor Bandara

Diyanti Diyah Cahyani Putri semasa hidupnya. (Foto Istimewa)

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku sangat berduka atas musibah longsornya underpass jalan Parameter Selatan Bandara Soekarno Hatta yang menewaskan Diyanti Diyah Cahyani Putri, warga Perumahan Kota Serang Baru, RT 01/03 Kelurahan Banjar Agung, Cipocokjaya, Kota Serang.

“Kita berduka cita, kita turut prihatin atas musibah itu,” kata Wahidin Halim saat ditemui di kantornya setelah menghadiri acara KONI Provinsi Banten, Selasa (6/2).

Mantan Walikota Tangerang tersebut mendoakan agar keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan tabah menerima cobaan tersebut.

Longsornya underpass jalan Parameter Selatan Bandara Soekarno Hatta tersebut diduga akibat cuaca buruk yang terjadi di daerah tersebut. Cuaca buruk sendiri terjadi hampir di seluruh daerah di Banten, bahkan daerah lain di Indonesia.

Menyikapi kondisi alam tersebut, pria yang akrab disapa WH ini mengaku sudah menginstruksikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten untuk waspada.

“BPBD sudah siap, sudah saya instruksikan,” ujar WH.

Shelter pengungsian untuk mengantisipasi musibah terjadi pun sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. Untuk jumlah, WH mengaku BPBD yang tahu detail shelter yang ada. “Tentu kita berharap musibah itu tidak terjadi,” katanya.

Untuk diketahui, jenazah Diyanti saat ini sudah tiba di rumah duka sekitar pukul 09.45 WIB. Jenazah diantar menggunakan ambulans.

Isak tangis keluarga dan kerabat pun menyambut kedatangan jenazah perempuan berusia 24 tahun tersebut. Rencananya, jenazah akan dikebumikan di pemakaman Cengkok, Cipocokjaya, Kota Serang. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)