Gubernur Minta SKPD Selesaikan RUP Paling Lambat 15 Januari

Gubernur Banten, Rano Karno
Gubernur Banten Rano Karno.

SERANG – Gubernur Banten, Rano Karno, meminta kepada seluruh pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran dan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar segera menyusun Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang dan Jasa. Rano meminta selambat-lambatnya penyusunan RUP tersebut selesai pada 15 Januari 2016.

“Ini dilakukan agar penyeralan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun anggaran seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya. Dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa baik penyedia maupun swakelola harus berdasarkan prinsip-prinsip batas pengadaan barang dan jasa pemerintah,” pungkas Rano, Rabu (6/1/2016).

Rano melanjutkan, khusus untuk pelelangan pengadaan barang dan jasa konstruksi pada beberapa SKPD seperti pada Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR), Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah Banten, RSU Malimping dan beberapa SKPD lainnya harus selesai paling lambat Maret 2016.

Sementara itu, Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten, Kusmayadi, menambahkan RUP harus diselesaikan pada 15 Januari 2016 karena setelah penyelesaian penyusunan RUP, lelang baik untuk barang maupun jasa langsung dibuka.

“Bahkan untuk barang dan jasa yang urgent harus sudah di lelang dari Desember. Ini sesuai dengan Perpres Nomor 5 tahun 2015. Seperti makan minum di Dinas sosial sudah dilelangkan, karena misalnya nanti untuk di balai sosial makan dengan apa jika tidak segera dilelangkan,” papar Kusmayadi.

Kusmayadi pun membenarkan pernyataan Rano, khusus lelang kontruksi harus selesai pada bulan Maret 2016 sesuai inpres yang berlaku. “Dalam Inpres, disebutkan untuk konstruksi lelang harus selesai selambat-lambatnya pada Maret tahun berjalan. Kita akan terus kawal, terutama aspek penyerapan,” ujarnya. (Bayu)