Gubernur Rano Raih Penghargaan Bidang Infrastruktur

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo disaksikan CEO MNC Media Group Hary Tanoesoedibjo menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Rano Karno. (Foto: Supriyono)

BANDUNG – Gubernur Banten Rano Karno berhasil meraih penghargaan sebagai kepala daerah inovatif versi koran Sindo 2016 kategori bidang pembangunan infrastruktur.

Penghargaan tahunan tersebut juga diberikan kepada lima gubernur daerah lain yakni Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yansin Limpo untuk kategori tata kelola pemerintahan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk kategori pendidikan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk kategori transparansi pelayanan publik, Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk kategori pembangunan ekonomi, dan Gubernur Maluku Said Assagaff untuk kategori sosial kemasyarakatan, serta 29 kepala daerah selevel bupati walikota.

Penghargaan diberikan langsung oleh CEO MNC Media Gorup Hary Tanoesoedibjo di Hotel Intercontinental Dago Pakar, Bandung, Kamis (11/8) malam. Turut hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman.

Hary Tanoe mengatakan, penganugerahan tersebut sangat penting sebagai sarana apresiasi kepada kepala daerah yang punya inovasi. “Saya berharap penghargaan ini akan menjadi motivasi agar para kepala daerah bekerja lebih baik dan menjadi contoh bagi kepala daerah lain,” katanya.

Menurutnya, pria yang dikenal dengan sebutan HT ini, Indonesia akan menjadi maju jika pemimpin di tingkat daerah terus melakukan inovasi dan pembenahan di semua bidang. “Indonesia akan menjadi lebih maju dan lebih baik jika kepala daerahnya berinovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Rano Karno mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi pihaknya untuk terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. “Tentu ini surprise karena memang infrastruktur sedang menjadi fokus Pemprov Banten,” katanya usai menerima penghargaan.

Turut mendampingi Rano sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemprov Banten. Di antaranya, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Banten Hadi Suryadi, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Banten Deden Apriandhi, Kepala Satpol PP M Basri, Kepala Biro Umum Siti Ma’ani Nina, dan Kepala Kantor Penghubung Provinsi Banten Ade Purnama.

Rano mengungkapkan, Banten telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 606,43 kilometer. “Alhamdulillah, dari panjang jalan provinsi 756,40 kilometer sudah dibangun sekira 80 persen atau 606,43 kilometer dalam kondisi baik,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan tersebut sebagai upaya untuk menghubungkan antardaerah. Termasuk menunjang proses pembangunan 12 proyek nasional pemerintah pusat yang dilakukan di Banten. “Pembangunan ini untuk menunjang pembangunan 12 proyek nasional yang salah satunya KEK di Tanjung Lesung,” katanya.

Kata Rano, pihaknya juga sedang fokus melakukan pembangunan di wilayah Banten selatan untuk mengurangi disparitas antara Banten utara dan Banten Selatan. Pembangunan dilakukan untuk membuka akses perekonomian Banten secara menyeluruh. “Tentu pembangunan menjadi fokus kami untuk menunjang ekonomi. Bahkan, Pemprov Banten sedang memfokuskan pembangunan infrastruktur di Banten bagian selatan,” katanya. (Supriyono/Radar Banten)