Gubernur Wahidin Mendadak Kumpulkan Kepala OPD

0
2.767 views

Minta Kebijakannya Didukung Penuh

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mendadak mengumpulkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala biro, kepala badan, di lingkup Provinsi Banten, Rabu (1/6).

Undangan rapat bahkan disampaikan oleh Dinas Kominfo Pemprov Banten pada kemarin pagi sekira pukul 07.00 WIB. Rapat sendiri diagendakan berlangsung pukul 09.00 WIB di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang. Pada belum lama ini, yakni pada Senin (28/5) Gubernur baru saja mengumpulkan kepala OPD.  

Rapat yang juga dihadiri Wagub Banten Andika Hazrumy dan Sekda Al Muktabar ini, Gubernur meminta agar kebijakannya didukung penuh oleh seluruh ASN.

Kepala Disnakertrans Banten Alhamidi memaparkan program kerjanya di masa pandemi ini kepada Gubernur Wahidin Halim.

Pria yang akrab disapa WH ini mengajak para pimpinan dan seluruh ASN di lingkungan Pemprov memiliki sense of crisis. “Memiliki tanggung jawab moral. Termasuk resiko dari wabah Covid-19 berupa pemangkasan tukin (tunjangan kinerja-red) yang mencapai 50 persen,” ujar WH dalam rapat di gedung Pendopo Gubernur Banten KP3B, Kota Serang, Rabu, (1/7).

WH mengajak seluruh pegawai bersama-sama sebagai kawan dan sahabat menghadapi kondisi krisis saat ini. “Di saat krisis inilah kita diuji. Satu per satu persoalan di Banten bisa kita selesaikan,” tuturnya.

Untuk pendapatan daerah yang mengalami penurunan, mantan Walikota Tangerang dua periode ini mengatakan, kondisi ini harus dipahami bersama. Walaupun Pemprov sudah memberikan berbagai kelonggaran seperti bebas denda, tapi perlu kajian terkait wajib pajak yang terdampak oleh Covid-19. “Kelompok mana saja yang terdampak dan bisa menjadi bahan analisa perkiraan pendapatan ke depannya,” tutur WH.

Dalam rapat tersebut, alumni Universitas Indonesia (UI) ini juga berterima kasih kepada seluruh ASN terutama yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten lantaran penanganan corona di Banten semakin baik dan penularan semakin terbatas. Bahkan, pasien yang positif semakin berkurang, sedangkan tingkat kesembuhan juga tinggi. Namun, ia meminta bahwa Gugus Tugas harus terus konsisten dan jangan berhenti.

Terkait pemulihan ekonomi akibat terdampak wabah Covid-19, WH juga menginstruksikan kepada OPD terkait untuk melakukan analisa dan evaluasi harian, mingguan, hingga bulanan sebagai dasar untuk langkah antisipasi dan perencanaan ke depan. Apalagi, berdasarkan proyeksi Kementerian Keuangan, akibat Covid-19, perekonomian dunia bakal mengalami kontraksi. Proyeksi pertumbuhan ekenomi dunia dalam kondisi minus lima persen.

Sementara, perekonomian Indonesia berpotensi hingga minus satu persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Banten, Babar Suharso mengatakan, pasar tradisional kini sudah mulai ramai. Omzet pedagang yang sempat turun hingga 50 persen, kini sudah naik lagi hingga 95 persen.

Ia mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk pelaksanaan protokol kesehatan dan rapid test di pasar tradisional. Sedangkan, untuk pasar modern terpantau masih melaksanakan protokol kesehatan yang menjadi daya saing di antara mereka sebagai bagian dari rasa amannya pengunjung.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, saat rapat pimpinan OPD, Gubernur memberikan beberapa arahan. “Salah satunya meminta agar kebijakan Pemprov disupport,” ujarnya.

Eneng mengungkapkan, saat rapat, Gubernur juga meminta agar ASN lebih efisiensi untuk mensupport kebijakan pemangkasan tunjangan kinerja (tukin) karena pendapatan daerah sedang menurun. “Bapak (Gubernur-red) berharap kepada seluruh ASN bisa mendukung kebijakan Pak Gubernur dan mohon dibantu dengan bersikap lebih hemat, efisiensi, dan kurangi hal-hal konsumtif,” tuturnya. (nna/air)