Gubernur Wahidin: Ojol Boleh Beroperasi, Patuhi Protokol Kesehatan

0
1.337 views
Gubernur Banten Wahidin Halim meninjau pelaksanaan tes swab para pengemudi ojek online di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Jumat (17/7).

Tes Swab Bagi Ojol di Tangerang Raya

TANGERANG – Kebijakan untuk memperbolehkan kembali ojek online (ojol) beroperasi dan mengambil penumpang di wilayah Tangerang Raya telah diputuskan Gubernur Wahidin Halim.

Keputusan tersebut buntut dari perpanjangan ketujuh pembatasan sosial berskala besar (PSBB) wilayah Tangerang Raya. Salah satu syarat bagi ojol bisa beroperasi kembali, para pengemudinya wajib memiliki surat keterangan hasil tes swab.

Kemarin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten melakukan tes swab di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, yang diperuntukkan khusus bagi para driver ojol.

Gubernur Banten Wahidin Halim yang hadir dalam kesempatan tersebut meninjau dan mendatangi hari pertama pelaksanaan tes swab.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 700 orang mitra driver dari Go-Jek dan Grab itu, Gubernur Banten juga turut mensosialisasikan protokol kesehatan kepada para driver ojol.

“Memberikan kesempatan ruang gerak kepada ojol dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan menggunakan helm full face, memakai jaket, masker, cover hair dan selalu membawa hand sanitizer,” ungkapnya.

Dijelaskan Gubernur, jika izin mengangkut penumpang bagi ojek online dikeluarkan itu merupakan salah satu upaya dalam menggeliatkan kembali pertumbuhan ekonomi. Namun, pesan WH tetap dalam pengawasan dan membiasakan diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Sesuai dengan yang disyaratkan, terutama harus melakukan tes swab dan rapid test terlebih dahulu, sehingga para penumpangnya merasa aman.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten juga menghimbau para driver ojol untuk mematuhi ini semua dan juga tidak berkerumun saat menunggu order dan selalu tetap menjaga social distancing serta turut mengingatkan para calon penumpangnya jika tidak menggunakan masker.

Skrining Covid-19 dengan tes swab ini adalah bentuk perhatian Pemprov Banten dalam upaya melindungi para driver ojek online yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya. Selanjutnya akan dilaksanakan di wilayah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang. Selanjutnya akan dilakukan kepada para sopir angkutan umum.

“Sekarang ojol dulu, karena tingkat kerapatan dengan penumpang lebih dekat. Dan mereka harus saling menjaga dan  melindungi dengan penumpangnya,” ungkap Gubernur.

Dijelaskan pula jika  tingkat ketaatan masyarakat Banten dalam memakai masker mencapai 96 persen. Peran aktif para Kepala Daerah, Polisi dan TNI yang turut andil turun ke masyarakat untuk menekan dan meminimalisir  penularan Covid-19. Saat kini, kata dia, Banten sudah keluar dari 10 besar Penderita Covid-19 dan berada di posisi 13 dan saat ini sudah mendekati ke arah zona hijau.

“Saya ingatkan kalau ada yang tidak patuh akan ditindak tegas,” pungkas Gubernur.

Untuk wilayah Kabupaten Tangerang, tes swab akan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2020 di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Sedangkan untuk wilayah Kota Tangerang Selatan akan dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2020 di Lotte Grosir Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu perwakilan Grab, Windu Winarto mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Banten yang telah memfasilitasi ojek online untuk beroperasi kembali dan bahkan memfasilitasi para driver ojol untuk melakukan tes swab gratis.

“Ini pertama secara nasional dan dilaksanakan di sini bahkan langsung difasilitasi”, ujarnya. (den/air)