Gudang Kosmetik Impor Ilegal Dibongkar

TANGERANG – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten membongkar gudang penyimpanan kosmetik ilegal di rumah kantor (Rukan) CBD Blok M No 2, Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Senin (5/8) malam. Sebanyak 37.643 produk komestik impor ilegal dari China diamankan.

Kepala BPOM Provinsi Banten Sukriadi Darma mengatakan, penggerebekan yang melibatkan polisi dan Dinas Kesehatan ini berawal dari pengaduan konsumen.

“Awalnya ada pengaduan konsumen yang kemudian penyidik melakukan penelusuran, investigasi, dan menemukan fakta-fakta yang kita yakini ada dugaan tindak pidana di bidang obat dan makanan,” ujarnya di lokasi.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, rukan yang digerebek itu terdiri empat lantai. Sementara produk-produk kosmetik ilegal itu disimpan di lantai dua bangunan. Ketika petugas menggeledah rukan, terdapat enam pegawai yang sedang bekerja. Sukriadi menyebut pemilik gudang dan produk-produk kosmetik ilegal dengan inisial YYT sedang berada di luar negeri.

“Kosmetik ilegal ini diimpor dari China dan dilakukan oleh Mister YTT. Saat ini yang bersangkutan (terduga) tidak ada di tempat. Tentu kita sudah berkordinasi dengan Polda untuk menangkapnya,” jelasnya.

Sukriadi menambahkan, 37.643 produk kosmetik dengan 68 merek asal China ini dipastikan ilegal karena tidak memiliki izin edar dari BPOM.

“Jadi berdasarkan undang-undang, semua produk kosmetik yang masuk ke Indonesia harus memiliki izin edar dari BPOM berupa notifikasi. Karena kita melakukan penelitian semua kosmetik ini tidak memiliki notifikasi dari BPOM sehingga ini masuk secara ilegal dari China dan diedarkan secara ilegal,” pungkasnya. (one/nda/ags)