Gula Aren dan Manggis Banten Mendunia

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka pameran perdagangan produk ekspor Indonesia atau Trade Expo 34th di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Rabu (16/10).

Sebagai tuan rumah pameran perdagangan produk ekspor, Provinsi Banten memamerkan sejumlah produk unggulan yang berpotensi diekspor, di antaranya gula aren, manggis, emping, jahe merah, kue kenong, gula semut, kopi hutan Perhutani, hingga sirup belimbing wuluh.

Khusus untuk produk gula aren dan manggis, dua produk unggulan asli Banten tersebut akan segera mendunia, lantaran akan diekspor ke Eropa secara online melalui platform digital terpercaya.

Andika mengungkapkan, produk Banten yang dalam waktu dekat akan diekspor secara online melalui Indonesia In Your Hand adalah Gula Aren dan Manggis. “Tadi saya sempat bertemu dengan pihak Indonesia In Your Hand, pengembang platform digital ekspor binaan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri agar produk-produk Banten seperti kerajinan dan pertanian dapat menembus pasar ekspor secara online,” kata Andika kepada wartawan usai pembukaan Trade Expo 34th.

Dikatakan Andika, dirinya sudah menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk menyiapkan dari hulu hingga hilir terkait dengan ekspor gula aren dan manggis. “Intinya Indonesia In Your Hand sudah oke, dan sekarang kita sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk segera direalisasikan,” ungkapnya.

Andika menambahkan, dengan memperdagangkan secara online di platform digital tersebut, gula aren dan manggis asli Banten dapat dengan mudah mendapatkan pembeli dari luar Indonesia. Selama ini, platform digital tersebut telah memiliki gerai fisik di sejumlah negara eropa. “Tadi saat penjajakan, Indonesia In Your Hand memiliki gerai fisik di Sidney Australia dan Amsterdam Belanda,” tuturnya.

Andika berharap, ke depan tidak hanya gula aren dan manggis, tapi makin banyak lagi produk unggulan Banten yang mendunia. “Kerja sama dengan Indonesia In Your Hand kita lakukan jangka panjang, ini kesempatan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Banten Babar Suharso mengatakan, melalui Indonesia Trade Expo, sejumlah produk unggulan Banten ditampilkan untuk bisa diekspor. “Andalan kita adalah gula aren yang memiliki kemasan enam bahasa, manggis, ada juga kelapa thailand dan puding kelapa yang pernah dikonsumsi Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) waktu bertemu Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra) di RM Sate Senayan beberapa waktu lalu,” katanya.

Diketahui, Indonesia Trade Expo tahun ini mengusung tema ‘Moving Forward to Serve the World’ diselenggarakan 16 hingga 20 Oktober mendatang. Setelah membuka pameran perdagangan tersebut, Wapres JK memberikan penghargaan Primaniyarta Award 2019 kepada 26 peserta pameran, serta Primaduta Award 2019 kepada 30 penerima.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, sesuai tema tersebut, TEI merupakan ajang yang tepat mempromosikan produk berkualitas buatan Indonesia untuk dipasarkan secara global. “Berbagai produk unggulan dan terbaik Indonesia dipamerkan di TEI. Untuk itu, TEI menjadi kesempatan baik bagi para eksportir nasional guna mencari pasar dan mengembangkan jejaring bisnis dan investasi. Sementara bagi importir dan investor asing, TEI menjadi momen yang sangat tepat mencari produk Indonesia yang berkualitas dan peluang menanamkan modal,” ujar Mendag pada konferensi pers TEI 2019, Rabu (16/10).

Hadir dalam konferensi pers tersebut Staf Ahli Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Ina H. Krisnamurti dan Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani. (den-why/air/ags)