Gunakan Transaksi Tapping Box untuk Dongkrak PAD

0
173 views
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (kiri) memberikan plakat kepada Kepala bank bjb cabang Tangsel Ockie Catrena saat sosialisasi optimalisasi pendapatan daerah Bapenda Pajak Daerah II, di Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Senin (29/7). Foto Humas Pemkot Tangsel For Radar Banten

CIPUTAT – Dongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Pemkot Tangsel bekerja sama dengan Bank bjb mengunakan alat monitoring transaksi usaha secara online (tapping box-red).

Kepala Bank bjb cabang Tangsel Ockie Catrena menjelaskan, tapping box merupakan sebuah alat monitoring transaksi usaha secara online yang dipasang di mesin kasir untuk menghitung setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha.

“Datanya akan masuk ke server pemkot. Dengan begitu, pemkot dapat memonitor potensi pajak yang terjadi di tempat usaha tersebut,” katanya dalam sosialisasi optimalisasi pendapatan daerah yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pajak Daerah II, di Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Senin (29/7).

Ockie meyakini alat yang dipasang di boks kasir tersebut dapat memaksimalkan pendapatan daerah, terutama pajak.

“Bjb akan memasang alat tapping box sebanyak 100 alat di sejumlah titik,” singkatnya.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk menggali potensi wajib pajak, melalui data yang tepat dan benar.

“Dengan pendataan yang tepat maka kita akan tahu potensi yang ada, wajib pajaknya siapa, dan berapa besar peningkatan pajak dari hasil pendataan tersebut, sehingga tidak berdasarkan asumsi saja,” jelasnya.

Airin menambahkan, pajak itu suatu kewajiban bagi semua orang. Bahkan pembayaran pajak adalah kewajiban, hasil dari pembayaran pajak tersebut akan memberikan kontribusi kepada negara yang hasilnya akan dikembalikan lagi ke masyarakat.

Ia mencontohkan, misalnya pajak restoran, pajak ini merupakan titipan dari customer, yang uangnya harus dikembalikan ke negara dan dari uang tersebut akan digunakan untuk kepentingan masyarakat Tangsel. Di antaranya seperti perbaikan jalan, peningkatan infrastruktur dan lainnya.

“Saya yakin teknologi tapping box ini menjadi alat yang akan membantu Pemkot Tangsel dalam peningkatan pendapatan pajak asli daerah. Terima kasih kepada Bank bjb yang telah memberikan alat ini, dikarenakan dua tahun ini saya fokus untuk meningkatkan pendapatan daerah, karena masih banyak potensi yang belum tergali,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Bapenda Kota Tangsel Dadang Sofyan menjelaskan, kegiatan ini sebagai tindak lanjut implementasi kerja sama Pemkot Tangsel dengan Kementerian Keuangan perihal optimalisasi pajak pusat dan daerah.

Pemkot Tangsel melalui Bapenda akan melakukan pemasangan alat tapping box. “Alat tapping box tersebut diharapkan dapat mengontrol para pengusaha terkait penerimaan pajak daerah.” singkatnya. (you/ adm/sub)