Guru Resah, Sertifikasi Belum Cair

0
450 views
Ilustrasi. Foto: Dok. JPNN

SERANG – Para guru tingkat SMA/SMK se-Banten resah lantaran hak mereka berupa tunjangan sertifikasi belum juga cair. Seharusnya uang itu sudah berada di tangan mereka April atau awal Mei.

Salah seorang guru di Kota Serang yang enggan disebutkan namanya mengaku belum menerima tunjangan sertifikasi. “Padahal guru SD dan SMP sudah. Kenapa kami belum,” tandasnya, Rabu (13/5).

Kata dia, tunjangan sertifikasi yang dikucurkan pemerintah pusat itu sangat berarti di masa pandemi Covid-19. Apalagi, sebentar lagi lebaran.

Ia mengaku, tunjangan sertifikasi dibayarkan per tiga bulan sekali. “Kan lumayan besarannya untuk macam-macam,” tuturnya. Perempuan ini berharap dana tersebut dapat segera dicairkan mengingat kebutuhan semakin banyak. Apalagi, dana tersebut juga merupakan hak mereka sebagai pegawai.

Hal serupa juga dikeluhkan salah satu kepala sekolah di Kota Serang. Ia mengaku kemarin sempat mengecek ATM untuk melihat apakah tunjangan sertifikasi sudah cair atau belum. “Ternyata belum ada. Tukin (tunjangan kinerja-red) juga,” ujarnya.

Kata dia, apa pun alasan Pemprov Banten, tetapi tunjangan itu merupakan hak seharusnya tetap dibayarkan. “Saya dapat tunjangan Rp14 juta. Itu kan hak istri dan anak saya. Apalagi ini mau lebaran,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, pembayaran untuk tunjangan sertifikasi tetap dilakukan. “Menunggu ketersediaan dana di kasda (kas daerah-red),” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni berharap hal itu segera bisa diselesaikan. “Kendala-kendala administratif segera bisa dituntaskan agar para guru bisa mendapatkan haknya,” tegas politikus Partai Gerindra ini. (nna/alt)