SERANG- Ketua Dewan Pembina Banser NU Gus NUril Arifin menilai bahwa KPK bukanlah lembaga super power. Pernyataan ini disampaikan usai Apel Besar Polda Banten yang bertemakan “Polri sahabat Sekolah, Bersatu Keselamatan No. 1” di Alun-Alun Barat Kota Serang, Sabtu (7/2/2015).

Gus Nuril melanjutkan bahwa KPK belum tentu orang-orangnya bersih semua sama halnya dengan Polri karena semua memiliki potensi untuk benar dan salah. “Silakan KPK menangkap koruptor-koruptor tapi jangan membuat keruh pemilik rumah (korp bhayangkara). Kalau mau nangkap tikus di dalam rumah ya jangan dibakar rumahnya dong, semua harus pakai prosedur yang benar”, tutur Gus Nuril.

Gus Nuril menilai bahwa dalam penegakan hukum di Indonesia saat ini tidak didasarkan pada semangat nilai-nilai Pancasila. “Kita telah tercerabut dari akar-akar sejarah kita dalam bernegara, termasuk dalam penegakan hukum”, tegas Gus Nuril

Ketau Pagar Nusa NU tersebut melihat ada yang salah dengan cara-cara yang dilakukan oleh KPK. “Bisa saja faktanya benar tapi caranya yang ga benar, menetapkan tersangka calon Kapolri yang dipilih Presiden dan disetujui DPR sama halnya KPK menunjukan sikap kalau dirinya di atas Presiden dan DPR dan ini sama dengan membakar Indonesia”, tegasnya. (Rahmatullah).