Gusti Randa Ditugasi Kerjaan Ketua Umum PSSI

JAKARTA – PSSI tampaknya tidak habis-habisnya mengeluarkan keputusan yang kontroversial. Setelah beberapa petingginya hingga Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) sudah ditahan serta berstatus tersangka, federasi tertinggi sepak bola Indonesia itu kembali membuat keputusan kontroversial.

Yang
terbaru adalah Anggota Exco PSSI Gusti Randa diberi mandat untuk mengerjakan
tugas Ketua Umum. Menggantikan tugas yang dilakukan oleh Jokdri. Pria yang juga
berprofesi sebagai pengacara itu resmi menjalankan tugas-tugas ketua umum mulai
kemarin (19/3).

Hal
tersebut tertuang dalam surat tugas yang ditandatangani langsung oleh Jokdri.
Dalam surat yang ditunjukkan kepada Gusti dan seluruh anggota exco PSSI itu
tertulis dua poin. Yang pertama adalah Gusti diberi mandat untuk menjalankan
roda organisasi PSSI sehari-hari serta mengambil keputusan-keputusan jika
diperlukan.

Kedua
adalah mempersiapkan kongres luar biasa (KLB). Sejauh ini, PSSI sendiri memang
masih belum memutuskan kapan KLB untuk memilih Ketua Umum baru. Bahkan,
perwakilannya saja baru pada April mendatang melapor ke FIFA untuk niat
menjalankan KLB tersebut.

Gusti
yang ditunjuk berharap masyarakat tidak berpikir jelek dulu. Dia menegaskan
bukanlah pengganti Jokdri sebagai Plt Ketua Umum. Bukan juga ingin menabrak
statuta yang menyebut bahwa pemilihan ketua umum harus melalui Kongres PSSI
terlebih dahulu.

 ’’Mangkanya jangan disebut Plt Ketua Umum, ini
sifatnya hanya penugasan. Toh di statuta juga tidak ada istilah Plt,’’
tegasnya. Dia mengungkapkan tidak mungkin seorang Jokdri menabrak aturan yang
dibuat atas kesepakatan bersama dan rekomendasi dari FIFA tersebut. Baginya,
dia juga tidak peduli disebut apa setelah ada surat tugas tersebut karena
terpenting tidak ada aturan yang dilanggar. ’’Saya statusnya tetap anggota
Exco,’’ lanjutnya.

Dia
menerangkan posisinya saat ini hanya menjalankan tugas yang biasanya dikerjakan
oleh Jokdri. Misalnya saja menyiapkan Timnas agar meraih prestasi hingga
memperbaiki citra PSSI yang selama ini sering dikaitkan dengan kasus pengaturan
skor. ’’Terserah mau saya mau disebut apa, Plt kek, Plts kek, PLN kek terserah.
Menurut saya itu tidak penting. Yang terpenting itu organisasi ini (PSSI) harus
tetap jalan,’’ lanjutnya.

Dia menyebut Jokdri melakukan hal tersebut karena posisinya saat ini sedang terlibat kasus perusakan barang bukti yang sedang disidik oleh Satgas Antimafia Bola. Jokdri ingin fokus terlebih dahulu menyelesaikan perkara hukum tersebut. ’’Itu diperbolehkan untuk menyerahkan tugas harian kepada orang lain. Kewenangannya ada, agar Beliau punya banyak waktu menyelesaikan kasusnya,’’ jelasnya.

Lantas
kenapa bukan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang ditunjuk? Pria yang
pernah membintangi sinetron Siti Nurbaya itu menuturkan ada kemungkinan Jokdri
melakukan hal yang sama kepada Iwan. Tapi, sifatnya lebih hanya penugasan di
bidang timnas Indonesia saja. ’’Tapi kalau atas nama ketua umum untuk
menjalankan tugas-tugas PSSI sehari-hari itu saya,’’ ucapnya lantas tersenyum.

Gusti
menjelaskan penugasannya hanya sampai KLB. Artinya, jika nanti ada Ketua Umum,
Wakil Ketua Umum, dan Anggota Exco baru dalam kepengurusan PSSI, surat tugas
yang diberikan oleh Jokdri itu sudah tidak berlaku lagi. ’’Mangkanya di poin
kedua tertulis menyiapkan KLB kan,’’ katanya.

Nah, ketika diberikan mandat tersebut, pria berdarah Minangkabau itu menuturkan langsung menerimanya. Tanpa berpikir panjang. Sebagai orang yang selama ini ada di PSSI, amanah dari Jokdri harus dijalankan. ’’Pasti ini ada pro dan kontra banyak, apalagi kita berbicara netizen, saya kira itu konsekuensi risiko mengurus sepak bola di Indonesia jadi saya siap dengan pro dan kontra itu,’’ ujarnya. ’’Saya juga tidak mau jadi ketua umum kok, jadi tenang saja,’’ paparnnya.

Sementara itu, Sekjen PSSI Ratu Tisha tidak mau berkomentar banyak terkait Surat Tugas Ketua Umum tersebut. Baginya, saat ini PSSI sedang fokus untuk mempersiapkan Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-23 pada 22 Maret mendatang. ’’Tanya orangnya langsung (Gusti), biar dijelaskan,’’ ucapnya singkat. (JPG/RBG)