Hadapi Madura United, CU Bertekad Curi Poin

0
72
Laskar Geger Cilegon menjalani sesi latihan di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (28/1). CU akan menjalani laga tandang melawan Madura United hari ini (29/1).

CILEGON – Cilegon United (CU) bertekad mencuri poin dari Madura United dalam laga leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Selasa (29/1). Laskar Geger Cilegon berharap dinaungi keberuntungan saat bentrok di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur.

CU patut mawas diri. Madura United yang menempati kasta Liga 1 ini sebagian besar diperkuat oleh pemain bintang. Dari total 25 pemain, 13 orang di antaranya adalah pemain anyar.

Barisan penyerang Laskar Sapeh Kirab bakal semakin tajam. Susunan pemain akan diisi pemain sekelas Andik Vermansyah, Muhammad Ridho (eks Borneo FC), Alberto Goncalves (eks Sriwijaya FC), Jaimerson Xavier (eks Persija Jakarta), dan Aleksandar Rakic, striker asal Serbia yang berstatus top scorer Liga 1 musim lalu.

Sementara, pemain CU masih diperkuat pemain lama. Di antaranya diperkuat oleh Rinto Ali (eks PS Tira), Andi Sopian (eks Persika Karawang), M Diksi (eks Persita Tangerang), Sumarna dan Suandi (eks Perserang Serang), serta Ervin Rianto (eks Persita).

“Madura United banyak bertabur pemain bintang, kita tahu diri. Tapi, tujuan pertama kita salah satunya adalah untuk memperkenalkan bahwa Cilegon punya klub sepak bola. Walaupun kita ada di kasta Liga 2, kita akan tetap memberikan perlawanan,” kata Presiden CU Yudhi Aprianto dihubungi Radar Banten, Senin (28/1).

Yudhi bertekad untuk mencuri poin dari laga tandang melawan Madura United. Setidaknya Laskar Geger Cilegon mampu menahan imbang anak asuh Dejan Antonic itu.

“Tapi, sepak bola itu tidak bisa dirumuskan oleh matematika. Sepak bola itu kreativitas, kerja sama tim, dan keberuntungan. Siapa tahu dewi fortuna ada di pihak kita dan kita bisa menang meski hanya satu poin,” harapnya.

Pelatih CU Imam Riyadi mengungkapkan, anak asuhnya dalam kondisi bugar dan siap meski sempat ada kendala yang dilalui. “Ada berbagai kendala yang dialami oleh tim kami untuk bertanding besok. Dari pemain yang kini sudah ada di berbagai daerah, kami sedikit kesulitan untuk mengumpulkan pemain. Kami datang ke sini dengan kekuatan 14 pemain,“ kata Imam.

Melihat banyaknya pemain bintang di Madura United, Imam mengaku tidak mempersoalkannya. Baginya, tidak ada pemain yang khusus diwaspadai secara berlebihan. “Untuk permainan besok, Kita harus mewaspadai seluruh pemain. Tidak hanya fokus terhadap satu atau dua pemain saja,” jelasnya. (Riko)