Hadapi Pilkada di Banten, Empat Parpol Sepakat Berkoalisi

SERANG – Empat partai bersepakat membangun koalisi menghadapi pilkada serentak di Banten. Kesepakatan dicapai setelah para petinggi PAN, PKS, Berkarya, dan Hanura bertemu di salah satu rumah makan di Kabupaten Serang, tadi malam.

Keempatnya kompak bernaung dalam jalinan koalisi yang diberi nama Koalisi Perubahan untuk Pilkada Kabupaten Serang Adil dan Makmur. Dalam koalisi juga disepakati untuk mengajak dua parpol lain bergabung untuk mengusung satu pasangan bakal calon di Pilkada Kabupaten Serang 2020.

Hadir dalam pembentukan Koalisi Perubahan, Ketua DPW PAN Banten Masrori, Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamarta, Ketua DPW Partai Berkarya Banten Helldy Agustian, dan Ketua DPD Hanura Banten Syafik Thoyib. Turut hadir juga para sekjen dari keempat partai yang menjalin koalisi.

Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamerta mengungkapkan, koalisi telah memenuhi persyaratan untuk mengusung pasangan bakal calon di Pilkada Kabupaten Serang dengan mengantongi 14 kursi di DPRD Kabupaten Serang. “Alhamdulillah koalisi telah memiliki perahu untuk mengusung paslon di Pilkada Kabupaten Serang, dimana PKS memiliki 5 kursi, PAN 4 kursi, Berkarya 4 kursi, dan Hanura 1 kursi,” kata Sanuji saat memberikan keterangan pers seusai dibentuknya Koalisi Perubahan.

Kendati sudah memiliki perahu, lanjut Sanuji, koalisi yang digagas empat parpol ini akan mengajak beberapa parpol lain bergabung. “Kami terbuka bagi parpol lain bergabung dalam Koalisi Perubahan. Setidaknya Koalisi Perubahan ini akan mengajak minimal dua parpol lain untuk bergabung,” ujarnya.

Sebagai parpol, lanjut Sanuji, PKS, PAN, Berkarya, dan Hanura memiliki tanggung jawab mengikuti proses politik lima tahunan. “Kami harus hadir tidak tinggal diam agar suasana demokrasi cerah, meriah, dan dinamis di Kabupaten Serang,” tegasnya.

Dijelaskan Sanuji, koalisi dalam tahap fokus menata bangunan koalisi. Tahap selanjutnya dilaporkan ke DPP. Tahap akhir, koalisi akan memutuskan siapa bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang akan diusung.

“Prosesnya masih panjang. Koalisi ini sepakat bersatu membangun kesamaan persepsi, kesamaan arah, kesamaan penilaian. Untuk nama-nama bakal calon dari setiap parpol peserta koalisi akan digodok, lalu diputuskan siapa yang peluang menangnya paling besar,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Sanuji mengaku koalisi dibangun untuk menghadirkan kompetisi yang sehat. “Kita ingin memunculkan kader-kader terbaik, tokoh-tokoh terbaik untuk diberikan kesempatan tampil berkompetisi. Ini kita akan wadahi lewat Koalisi Perubahan,” ujarnya.

Sanuji tidak menampik koalisi akan dibangun untuk tiga pilkada lain di Banten. “Hasil pertemuan malam ini, kami hanya menyepakati koalisi untuk di Pilkada Kabupaten Serang. Untuk di Pilkada Kabupaten Pandeglang, Cilegon, dan Tangsel akan dibahas di forum lain,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPW PAN Banten Masrori menuturkan, empat parpol yang sepakat berkoalisi memiliki kesamaan sikap politik. “Kita mau hadirkan calon pemimpin alternatif. Ini proses awal. Proses selanjutnya mengajak parpol lain bergabung,” katanya.

Ia menyebut, paling tidak akan ada dua parpol lain yang akan segera bergabung. “Partai lain kita ajak dong untuk melakukan perubahan harus dilakukan dengan melakukan koalisi besar,” tegasnya.

Terkait pencalonan dirinya, Masrori mengaku semua parpol peserta Koalisi Perubahan memiliki kader terbaik masing-masing. Koalisi ini dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus yang menyusun kriteria bakal bakal calon yang akan diusung Koalisi Perubahan.

“Saya dari PAN siap maju, begitu juga Pak Najib Hamas dari PKS. Kita juga menunggu siapa kader Berkarya dan Hanura yang dipersiapkan. Semua nama itu akan digodok. Kita ingin menang, jadi penentuan nama paslon bergantung pada kesepakatan koalisi ini,” tegasnya.

Ditambahkan Masrori, koalisi juga akan mendengarkan aspirasi masyarakat. “Kami tentu akan mendengar aspirasi warga Kabupaten Serang. Siapa tokoh yang diinginkan masyarakat itu yang akan dipersiapkan Koalisi Perubahan melawan petahana,” bebernya.

Senada, Ketua DPW Partai Berkarya Banten Helldy Agustian mengatakan, koalisi dibentuk berdasarkan niat bersama untuk membangun Kabupaten Serang. “Kami telah menyatukan visi dan misi. Kita siapkan perahunya, siapa nama yang diusung tentu membutuhkan survei dulu,” katanya.

Sedangkan Ketua DPD Hanura Banten Syafiq optimistis bila koalisi bisa memenangkan pilkada. “Kami berkoalisi untuk menang, makanya kami bertemu dan bersepakat untuk berjuang bersama atas nama Koalisi Perubahan,” katanya.

Ia tidak mempersoalkan paslon yang akan diusung berasal dari partai peserta koalisi yang mana. “Hanura siap solid bersama koalisi memenangkan Pilkada Kabupaten Serang. Koalisi ini akan berjuang bersama masyarakat melakukan perubahan,” tegasnya.

Koalisi Perubahan, tambah Syafik, tidak menutup diri untuk mengusung nama di luar dari kader PAN, PKS, Berkarya, dan Hanura. “Kami akan merangkul para tokoh. Siapa pun asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan koalisi dan diinginkan masyarakat itu yang akan diusung,” ungkapnya. (den/alt/ags)