Hamil, Nggak Jadi Cerainya Deh (Bag 1)

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Keajaiban mendatangi pasangan Daglo (35) dan Leha (30), keduanya nama samaran. Warga Pandeglang ini sebelumnya tengah dirundung masalah perpecahan rumah tangga. Namun di tengah perjalanan, perpecahan ini berhasil dibatalkan karena adanya kehadiran jabang bayi. Leha hamil muda, sehingga rencana perceraian Daglo dan Leha batal.

Alhamdulillah sesuatu ya, pasangan ini tidak jadi cerai karena diselamatkan anak mereka yang belum lahir. Bisa dibilang, si anak telah menjadi juru selamat rumah tangga Daglo dan Leha.

“Saya bilang ini keajaiban, makanya kami ingin batalkan perceraian ini,” kata Daglo saat menemani Leha untuk membatalkan gugatan cerai yang telah ia layangkan lima bulan lalu.

Bila dirunut ke belakang, latar belakang perceraian mereka ternyata karena persoalan jabang bayi. Daglo mengatakan, gugatan cerai dilayangkan Leha karena ia mengira dirinya mandul. “Tadinya istri mau gugat saya karena dia pikir mandul. Dia ingin saya mencari istri lain, tapi tidak mau dimadu,” jelasnya.

Wah wah wah, mulia sekali Leha ini ya. Ia terlalu sayang dengan Daglo, sampai-sampai rela melepas suaminya untuk bisa mendapatkan kebahagiaan yang lebih sempurna. “Semua ini membuat saya semakin sayang kepada Neng Leha,” aku Daglo.

So sweet. Lalu bagaimana ceritanya nih, kok Leha sampai mau menceraikan Daglo? Begini ceritanya. Dimulai dari rumah tangga mereka yang telah terjalin hampir 10 tahun. Namun selama itu, tidak pernah ada tanda-tanda jika Leha akan mengandung anak dari Daglo. “Ini gara-gara istri tidak hamil juga. Ini telah membuat kami frustasi,” katanya.

Pasangan ini tidak pernah membuat program menunda anak. Sejak awal mereka langsung menginginkan momongan yang bisa dibanggakan kepada keluarga besar. “Saya tidak pernah pakai alat kontrasepsi. Sejak awal kami sudah ingin punya anak, yah antara dua atau tiga lah. Tapi ternyata Neng Leha tidak pernah ada tanda-tanda mau hamil,” terangnya.

Pada tahun-tahun awal pernikahan, Daglo dan Leha tidak mempersoalkan belum adanya momongan. Namun saat menginjak tahun kelima pernikahan, mereka mulai bertanya-tanya tentang hal tersebut. “Tadinya kami berpikir sederhana, Allah belum percaya kalau kami sudah layak dititipkan anak. Makanya disabari terus. Tapi lama-kelamaan kami jadi khawatir, kok tidak ada tanda-tanda terus. Jangan-jangan ada yang salah dengan kami,” katanya.

Karenanya, Daglo dan Leha memeriksakan diri ke dokter kandungan. Mereka ingin tahu kondisi reproduksi mereka masing-masing. Hasilnya, diketahui jika Daglo tidak memiliki masalah dengan kemampuan reproduksinya. Pihak yang bermasalah adalah Leha, dokter menilai kondisi Leha kurang mampu untuk memiliki anak. “Kata dokter, istri saya yang ada masalah dengan sistem reproduksi. Tidak mandul sih, tapi bermasalah,” katanya.

Menurut Dokter, Leha perlu terapi khusus untuk menyuburkan sistem reproduksinya. Wah, masih ada harapan untungnya, pikir Daglo. “Karena disarankan untuk terapi, kami mengambil cara itu. Neng Leha lalu mulai mengonsumsi obat-obatan penyubur kandungan,” katanya.

Tidak hanya mengonsumsi obat-obatan, Leha juga membeli sejumlah minuman khusus. Konon katanya, minuman itu bisa membantu menyuburkan kandungan. “Sudah obat-obatan, minuman, makanan, bahkan olahraga khusus sudah dijalankan Neng Leha. Ini semua agar bisa mendapatkan momongan,” ujar Daglo.

Namun setelah satu tahun berlalu, tanda-tanda kandungan Leha menjadi subur juga belum terlihat. Leha frustasi, namun Daglo tetap menyemangati istrinya agar pantang menyerah. “Neng Leha sering melamun, dia ngedrop karena kandungannya tidak pernah ada perubahan. Tapi saya tetap temani dia, pokoknya harus tetap berusaha,” kata Daglo. Bersambung…