Hamili ABG, Pemuda Pakuhaji Dibui

0
1677

TANGERANG-SAS (23), akhirnya meringkuk di sel tahanan Mapolresto Tangerang Kota. Pemuda asal Kampung Pelonco, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang itu dituduh telah menghamili SA (14).  

Informasi yang diperoleh, SAS mengenal SA pada Desember 2020. Keduanya berkenalan melalui media sosial (medsos) facebook. Setelah intens berkomunikasi, SAS mengajak anak baru gede (ABG) itu bertemu. Saat bertemu, SAS membawa SA ke rumahnya. Nah, saat berada di rumah, SAS menyetubuhi SA.

Akibat hubungan intim itu, SA pun hamil. Kehamilan SA pun diketahui oleh orangtuanya. “Orangtua korban curiga, karena perut anaknya membesar. Setelah dilakukan pemeriksaan tes kehamilan, korban dinyatakan positif hamil,” kata Kasat Reskrim Polresto Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ardi Rahananto, Senin (19/7).

Setelah dicecar, SA mengaku telah dihamili oleh SAS yang dikenalnya melalui facebook. Orangtua korban pun memutuskan untuk melaporkan peristiwa itu ke Mapolresto Tangerang Kota. Polisi yang menerima laporan langsung memburu pelaku.

“Kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, penetapan tersangka, dan kami lakukan penangkapan kepada pelaku. Jadi, pelaku sudah dilakukan penahanan dan posisinya ditahan,” ungkapnya.

Ardi mengaku SAS yang disergap di kediamannya sempat mengelak tuduhan tersebut. Namun, setelah berbagai bukti ditunjukkan, pelaku tak bisa mengelak. “Sempat mengelak, setelah kita keluarkan laporan dan bukti, barulah pelaku terdiam dan mengakui semua perbuatannya. Pihak keluarga pelaku juga tidak bisa berbuat apa-apa, setelah mengetahui perbuatan anaknya,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, SAS disangka melanggar Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (1) dan (2) atau Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) UU No 17 Tahun 2016.

“Tahap penanganan berikutnya, kami kirimkan berkas kasusnya ke Kejaksaan,” tutupnya. (rbnn/nda)