Hantam Karang, Kapal Kandas di Pelabuhan Paku


SERANG – Kapal KM Sunjaya 1 yang mengangkut hasil bumi dari Pelabuhan Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, kandas di perairan Pelabuhan Paku, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Sabtu (8/2) pukul 04.00 WIB, setelah membentur karang.

Pantauan Radar Banten di Pelabuhan Paku, Kecamatan Anyar, Rabu (12/2) siang, sejumlah nelayan dan aparat kepolisian sedang mengevakuasi kapal.

Nahkoda kapal Burhanudin mengatakan, kapal berangkat pada Sabtu (8/12) pukul 01.00 WIB dari Pelabuhan Sebesi, sejak di tengah laut, cuaca malam itu sangat ekstrem. Arus laut mengarah ke barat, sedangkan angin bertiup ke utara. Hingga pukul 04.00 WIB, kapal semakin tak terkendali.

“Kami tidak bisa mengendalikan haluan dan terhempas nabrak karang,” kata Burhanudin kepada Radar Banten di Pelabuhan Paku.

Burhanudin mengaku, awalnya karang merusak lambung sebelah kanan kapal. Kemudian datang ombak besar dan merusak lambung bagian kiri. “Pagi-pagi banyak warga setempat yang menolong kami,” kata Burhanudin.

Dijelaskan Burhanudin, kapal bermuatan sembilan orang terdiri dari empat anak buah kapal (ABK), satu nahkoda, dan empat penumpang. Kapal mengangkut hasil bumi seperti kelapa, pisang, dan kayu untuk dijual di Pasar Anyar.

Pemilik Kapal Aceng Harkasa memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp5 juta untuk memperbaiki kapal.

Rabu (12/2) ini kapal dievakuasi dengan ditarik empat kapal milik nelayan. “Sekarang kapalnya lagi kami perbaiki,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Patroli Pengawal (Patwal) Direktur Kepolisian Perairan Polda Banten Kompol Lis Handaya mengatakan, proses evakuasi berjalan lancar, baik penumpang maupun barang-barang berhasil diselamatkan. “Tidak ada korban jiwa,” katanya. (Haidar)