Hanya Lolos di Dua Nomor, Cabor Anggar Banten Berharap Ada Tambahan Kuota

Anggar Banten
Atlet Anggar Banten Farah Fadilah (kiri) ketika tampil di Pra-PON 2015 beberapa waktu lalu.

SERANG – Syarat lolos PON XIX 2016 Jawa Barat yang ditetapkan oleh KONI Banten, yakni finish di peringkat lima besar nasional membuat cabang olahraga (cabor) anggar hanya meloloskan dua nomor saja. Akan tetapi, Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Banten akan meminta tambahan kuota ke KONI Banten mengingat satu nomor, yakni nomor sabel putri yang hanya mampu finish di peringkat keenam pada Pra-PON beberapa waktu lalu.

Dua nomor yang sudah dipastikan lolos yakni nomor degen putri atas nama Farah Fadhilah serta tim sabel putra. Dengan kekuatan lima orang atlet, cabor anggar berupaya mempertahankan dua medali perunggu yang diraih di Pra-PON beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Pengurus (Pengprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Banten AD Hariana mengatakan, peluang Banten menambah medali juga muncul dari nomor sabel beregu putri. Sayang, tim sabel putri tidak mampu memenuhi syarat lolos yang ditetapkan KONI Banten. “Dwi Kesnawati dan kawan-kawan hanya mampu menempati posisi keenam pada Pra-PON lalu. Di sini kami minta kebijaksanaan KONI memberangkatkan tim sabel putri agar kans merebut medali semakin besar,” kata Hariana kepada Radar Banten, Kamis (7/1/2016) sore.

Ia menambahkan, peluang tim sabel putri cukup besar untuk menyumbang medali. Karena di PON XIX nanti hanya ada delapan tim yang akan tampil termasuk Banten di dalamnya. Dengan kata lain, jika tim sabel putri Banten diperkenankan tampil maka peluang meraih medali perunggu cukup besar.

“Mereka hanya butuh menang satu kali dan itu sudah masuk empat besar yang otomatis dapat medali perunggu. Makanya kami berharap KONI Banten bisa menambah kuota atlet dengan meloloskan tim sabel putri ke PON mengingat peluang medalinya cukup besar,” harapnya.

Disinggung peluang dua nomor lain untuk memboyong medali di PON nanti, ia mengaku sangat besar. “Semua punya kans cukup besar, minimal mempertahankan medali perunggu. Tapi di nomor sabel putra Banten punya potensi lebih dari perunggu. Karena di nomor sabel putra, kita punya atlet yang kemampuannya merata dengan tim semifinalis Pra-PON beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Dari dua nomor tersebut, peluang Banten bisa menambah medali perunggu terbuka mengingat satu dari empat atlet nomor sabel yakni Widi Dwi Anggono punya kemampuan untuk bersaing di papan atas. “Pada Pra-PON beberapa waktu lalu, Widi masuk jajaran delapan besar sehingga secara kemampuan dia bisa diharapkan menyumbang medali,” pungkas Hariana. (RB/dre/air/ags)