Hanya Tiga Jam, Urus Dokumen Kepelabuhanan di Banten Semakin Mudah

PT Pelindo II
Kantor PPSA Jasa Kepelabuhanan di kawasan PT Pelindo II Banten. (Foto: Devi Krisna)

CIWANDAN – Masyarakat atau pun usahawan jasa kepelabuhanan tak perlu lagi mondar mandir ke sejumlah institusi, saat akan melakukan pengurusan dokumen maupun administrasi kepelabuhanan. Pasalnya, kantor Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) di kawasan Indonesian Port Corporation (IPC) PT Pelindo II (Persero) Ciwandan, secara resmi mulai beroperasi, Kamis (21/1/2016) ini.

“Selama ini, seperti pelanggan yang ngurus sandar kapal, dia harus ngurus izin bea masuk, ngurus ke Karantina dan sebagainya dia bisa butuh waktu tiga hari. Kini dengan layanan yang terintegrasi, dia cuma butuh waktu sekitar tiga jam saja,” ujar General Manager IPC PT Pelindo II (Persero) Banten, Chiefy Adi Kusmargono.

Terdapat enam instansi yang berada dalam PPSA. Antara lain yakni KSOP Kelas I Banten, KPP Bea dan Cukai Tipe Madya Merak, Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon, Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banten, Kantor Karantina Pertanian, Kantor Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan.

Tidak ada transaksi keuangan apapun di PPSA. Hal ini memastikan pula bahwa, tidak ada praktek pungli maupun percaloan. “Jadi semua transaksi pembayaran administrasi langsung dilakukan lewat ATM yang kita persiapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Indonesia Shipowners Association (INSA) Banten, Agus Sutanto mengapresiasi percepatan pelayanan administrasi yang menjadi pilot project nasional tersebut. “Kami ini adalah orang-orang yang paling berbahagia atas pelayanan PPSA ini. Karena dengan kelancaran dan clearance pengurusan administrasi dan dokumen disini (PPSA), tentu mempengaruhi arus bongkar muat kapal di pelabuhan-pelabuhan di Banten,” ujarnya. (Devi Krisna)