Harga Bawang dan Kentang Naik

0
905 views
Seorang pedagang di Pasar Badak Pandeglang melayani warga yang membeli sayur dan bumbu dapur, Minggu (3/5). Di pasar ini, harga bawang dan kentang mengalami kenaikan.

PANDEGLANG – Harga bawang merah dan kentang di Pasar Badak Pandeglang mengalami kenaikan, signifikan, Minggu (3/5).

Sebelumnya, harga bawang merah per kilogram sebesar Rp43 ribu, kini naik menjadi Rp48 ribu per kilogram. Sedangkan, untuk harga kentang sebelumnya Rp10 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp12 ribu per kilogram. 

Menurut Septi, salah seorang pedagang di pasar Badak Pandeglang, naiknya bawang merah dan kentang akibat berkurangnya pasokan dari petani. Sehingga, para pedagang kesulitan dalam mendapatkan persediaan bawang dan kentang.

“Naik karena pasokannya kurang pak. Padahal, kualitas bawangnya juga enggak bagus-bagus amat,” kata Septi kemarin. 

Septi mengatakan, selain harga bawang merah dan kentang, kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit dan gula pasir. Seperti harga cabai rawit yang berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram tergantung kualitas. Sementara, harga eceran untuk gula pasir masih Rp18 ribu per kilogram. “Kalau yang lainnya masih standar, seperti minyak goreng, margarin, dan terigu. Cuman itu saja, seperti gula, cabai, kentang, dan bawang. Itu terjadi, karena pasokan yang berkurang,” katanya. 

Warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung Usep mengaku kesal dengan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok. “Kalau banyak yang naik, kebutuhan dapur akan meningkat. Sementara penghasilan kita enggak ada akibat dampak virus corona ini. Bisa-bisa, kita kuwalahan menghadapi masalah ekonomi kedepannya ini,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pandeglang Mohammad Amri membenarkan, jika hasil survei pegawainya mengenai harga bawang merah dan kentang mengalami kenaikan. Hal itu, kata dia, diduga akibat produksi petani berkurang, khususnya hasil pertanian lokal, seperti dari Brebes, Provins Jawa Tengah (Jateng). “Ya betul ada kenaikan, ini dipicu karena produksi yang menurun,” katanya.

Amri memastikan, untuk ketersediaan bawang merah, kentang, gula pasir dan cabai masih cukup untuk memenuhi satu bulan ke depan. “Mulai dari stok di pasar, dan petani semuanya aman dalam satu bulan ke depan,” tandasnya. (her/zis)