Harga Bawang Merah Terus Melonjak

0
1.169 views
Seorang warga (kanan) menanyakan harga bawang di Pasar Badak Pandeglang, Senin (4/5).

Naik Menjadi Rp60 Ribu Per Kilogram

PANDEGLANG – Harga bawang merah di Pasar Badak Pandeglang terus melonjak naik. Pada Minggu (3/5) lalu, masih Rp48 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp43 ribu per kilogram, tetapi kini sudah menembus harga Rp60 ribu per kilogram.

Begitu juga dengan harga kentang, kini sudah mencapai Rp12 ribu per kilogram, dari harga semula Rp10 ribu per kilogram. Untuk gula pasir, sebagian pedagang ada yang masih menjual Rp18 ribu per kilogram dan ada yang sudah turun dengan menjual Rp17 ribu per kilogram. 

Maryati, pedagang di Pasar Badak Pandeglang memastikan kenaikan harga bawang merah bukan diakibatkan permainan para pedagang. Namun, kata dia, selain karena harga dari pemasoknya yang naik, juga barangnya mengalami kelangkaan. “Soalnya pasokannya juga berkurang, jadi wajar harganya naik,” katanya, Senin (4/5).

Maryati berharap, harga bawang merah, kentang, gula pasir segera stabil. Hal itu agar tidak membebankan para pedagang dan warga selaku konsumen. “Kami juga berharap harga bisa segera stabil, karena dengan naiknya bawang merah ini, selain kita kesulitan untuk mendapatkan, juga modal belanja akan bertambah,” katanya.

Sementara, warga Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari Nazmi berharap Pemerintah Daerah dapat segera menstabilkan harga bawang merah dan sejumlah bahkan pokok lainnya. “Karena kami mengandalkan penghasilan dari hasil jasa mengojek, sangat kuwalahan saat situasi corona ini. Bisa-bisa orang rumah enggak kebeli bumbu dapur,” katanya. 

Ditemui di kantornya, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pandeglang Heni Supiani membenarkan, terus melonjaknya harga bawang. Dia mengaku, instansinya nya baru selesai survei harga di Pasar Badak dan Pasar Maja, Kecamatan Majasari. “Di pasar Badak bawang mereka tembus Rp60 ribu per kilogram hari ini (kemarin-red). Memang untuk pasar Maja lebih mahal,” katanya. 

Heni berjanji akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kabupaten Pandeglang untuk mengendalikan harga bawang merah dan kentang di pasaran saat ini. “Ini juga baru survei kami, memang untuk ketersediaan masih aman untuk beberapa hari ke depan. Untuk stabilisasi kita coba koordinasi dengan pihak Disperindag,” katanya. (her/zis)