Salah seorang pedagang daging sapi dan kerbau di Pasar Induk Rau.

SERANG – Memasuki puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Natal dan tahun baru 2016, harga daging sapi dan kerbau di Pasar Induk Rau (PIR) tidak mengalami kenaikan signifikan bila dibandingkan dengan beberapa daerah lain di wilayah Banten.
Salah seorang pedagang daging di Pasar Induk Rau Muhrod kepada wartawan, Senin (21/12/2015), mengaku, memang ada kenaikan harga jual dari grosir yakni sekitar Rp500, namun ini berbeda dengan kenaikan harga sebelumnya yang mencapai Rp20.000 per Kilogram.

“Untuk harga daging murni kami jual Rp110.000 per kilogram. Tidak ada kenaikan untuk saat ini. Namun karena mau muludan, natal dan tahun baru biasanya naik,” kata Muhrod.

Ia menjelaskan, walaupun kenaikan tidak tinggi, tapi menjelang perayaan maulid dari sisi pembeli mengalami peningkatan, ini dapat dilihat dari penjualan daging beberapa hari belakangan.

“Alhamdulillah ada peningkatan. Kalau pada hari-hari biasa penjualan paling 60 sampai 70 kg, sekarang bisa mencapai 100 kg lebih,” katanya.

Sementara itu Ketua Gabungan Pedagang Daging (Gapenda) Kota Serang Aeng Khaeruzaman mengatakan, stok daging yang tersedia di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) tercukupi, termasuk juga harga tidak mengalami kenaikan.

“Memang akan ada kenaikan, tapi itu beberapa hari aja, setelah itu biasanya normal kembali. Stok daging aman,” katanya. (Fauzan Dardiri)