Harga Daging Sapi di Pasar Kranggot Naik Hingga Rp20 Ribu

Daging Sapi
Pedagang daging sapi di Pasar Kranggot sedang melayani pembeli.

CILEGON – Walaupun pemerintah pusat menunda kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk daging sapi impor. Harga daging sapi di Pasar Kranggot Cilegon, masih saja mengalami kenaikan. Sejumlah pedagang daging sapi mengatakan, kenaikan harga daging sapi sudah berjalan sekitar satu pekan. Pedagang menyebutkan kenaikan harga rata-rata sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram, Selasa (26/1/2016).

Harun, salah seorang pedagang daging sapi mengaku, kenaikan harga daging tersebut membuat para pelanggan mengeluh. Karena harga daging sapi sekarang mencapai Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut membuat para pelanggannya beralih membeli daging ayam.

Kenaikan harga daging tersebut, membuat sejumlah pedagang mengalami kesulitan dalam menjual daging sapi. “Saya dan teman pedagang daging sapi lainnya mengeluh dengan harga itu, karena para konsumen merasa keberatan dengan harga segitu,” kata Harun.

“Saya harap, harga daging sapi dinormalin lagi, biar para pelanggan juga banyak yang membeli daging. Sejak harga daging sapi naik, omset penjualan saya dan teman lainnya menurun. Biasanya pelanggan membeli sepuluh kilogram, tapi sekarang berkurang jadi lima kilogram,” ujar Harun.

Senada dengan Harun, Abdul pedagang daging sapi lainnya, mengaku, mengalami kesulitan menjual saat harga daging melambung hingga Rp120 ribu. Menurutnya, sejak mengalami kenaikan harga daging sapi, para pelanggan enggan membeli daging. “Saat ini, saya sulit menjualnya. Semoga harga normal lagi lah,” ucapnya. (Ade F)