Hari Ini, Gubernur Rano akan Lepas Peserta Mudik Gratis

Ilustrasi

SERANG – Sebanyak 4.000 pemudik asal Pulau Jawa dan Sumatera, hari ini, diberangkatkan menggunakan 80 bus mudik gratis bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Peserta mudik akan dilepas langsung oleh Gubernur Rano Karno di halaman Masjid Raya Albantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), sekira pukul 15.00 WIB.

Para pemudik itu rencananya akan diberangkatkan menuju 16 kota kabupaten, di antaranya Kabupaten Tasikmalaya, Kuningan, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Cilacap, Kebumen, Magelang, Semarang, Solo, Kudus, Madiun, Jogjakarta, Bandar Lampung, Palembang, dan Padang.

Kasi Angkutan Penumpang Dishubkominfo Provinsi Banten Ahmad Najiullah mengatakan, sebanyak 4.000 kursi mudik gratis ludes dibagi-bagikan kepada para pemudik dengan tempat keberangkatan di halaman Masjid Raya Albantani. “Begitu semuanya telah berkumpul, barulah para pemudik akan dilepas langsung oleh Gubernur Banten Rano Karno agar bisa pulang dengan selamat sampai kota tujuan,” katanya.

Kata dia, kemudahan juga diberikan kepada pemudik dari luar Kabupaten dan Kota Serang. Pemudik asal luar Kabupaten dan Kota Serang mendapatkan fasilitas penjemputan secara gratis setelah sebelumnya diminta untuk berkumpul di tempat-tempat pendaftaran di masing-masing kabupaten kota. “Setelah semua berkumpul di KP3B. Barulah bus diberangkatkan secara bersama-sama,” terangnya.

Sebelumnya, persyaratan mudik gratis cukup hanya dengan menunjukkan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) sebagai bukti bahwa calon pemudik benar adalah warga Provinsi Banten yang berasal dari luar daerah. Ia menjelaskan, kuota keberangkatan telah ditentukan sesuai daerah tujuan masing-masing antara 200 sampai 500 keberangkatan. Setiap bus nantinya akan diisi oleh 50 penumpang di dalamnya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Serang M Iqbal mengatakan, sebanyak 636 pendaftar mudik gratis masuk melalui Dishubkominfo Kota Serang. Pendaftar berasal dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Menurutnya, hingga kemarin, para pemudik asal Kota Serang diperkirakan akan diberangkatkan menuju daerah asalnya.

Kata Iqbal, pihaknya terpaksa lebih dulu menutup pendaftaran mudik gratis bersama pemerintah sebelum batas waktu yang ditentukan. Hal itu melihat tingginya minat masyarakat yang ingin pulang kampung gratis bersama pemerintah. “Sekira 6 Juni kemarin, pendaftaran terpaksa harus kami tutup. Permintaan akan mudik gratis masih terus berdatangan hingga hari kemarin,” katanya.

Ia pun mengimbau para peserta mudik dan sopir bus untuk mempersiapkan segalanya sebelum bus diberangkatkan khususnya mengenai kesiapan kendaraan dan obat-obatan untuk keperluan di sepanjang perjalanan. “Semuanya harus sudah dipersiapkan agar mudik tahun ini terasa lebih aman dan nyaman,” tegasnya. (Denny K/Radar Banten)