Ribuan pendekar berkumpul di depan Kantor Walikota Cilegon pada 2016 lalu. Pada tahun ini, gelaran serupa akan dilangsungkan lagi.

CILEGON – Padahal hari Minggu (6/5) ini di depan Kantor Walikota Cilegon akan dipenuhi para pendekar dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan pendekar dari luar negeri pun turut serta hadir dan berpartisipasi dalam Festival Golok Day.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tb Heri Mardiana mengatakan, Festival Golok Day tidak hanya diramaikan oleh para pendekar lokal Cilegon, tapi dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Banten juga ikut hadir. “Sedangkan dari luar Banten, ada 25 kabupten kota yang akan hadir di sini,” kata Heri kepada Radar Banten,Jumat (4/5).

Heri menuturkan, bahkan dalam event Golok Day, juga kedatangan pendekar dari luar negeri. Mulai dari Amerika Serikat, Swiss, Prancis, dan Belanda. “Kalau dari Jepang belum ada kepastian apakah bakal hadir atau tidak,” tutur Heri.

Adapun sejumlah daerah dari luar Banten yang akan mengirimkan pendekarnya di antaranya, Aceh, Lampung, Sulawesi, Sumatera, dan daerah lainnya. “Untuk persiapannya, sekarang sudah sekitar 90 persen,” sebut Heri.

Heri menjelaskan, untuk kegiatan Golok Day, seperti biasa akan diawali dengan pawai pendekar. “Sampai saat ini, sudah ada sekira 1.800 pendekar yang siap hadir di sini untuk memeriahkan festival Golok Day di Kota Cilegon yang kita cintai ini,” jelas Heri.

Heri berharap, Festival Golok Day tahun ini bisa lebih meriah dibandingkan tahun lalu. “Dilihat dari pendekar yang datang, sudah ada dari luar negeri. Belum lagi sejumlah kegiatan yang akan digelar nanti pada hari H,” harap Heri.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Seni dan Budaya Tini Suswatini menambahkan, para pendekar asing tersebut merupakan murid dari pendekar dari Garut, yaitu Cecep Arief Rahman. “Nama perguruannya Panglipur dari Garut, Jawa Barat,” tambah Tini.

Tini menyebutkan, kalau tidak berhalangan, Cecep Arief Rahman akan membawa anak didiknya sekira 25 orang. Sebanyak 17 orang lokal Indonesia dan delapan orang lagi dari luar. “Marc Kalberer dari Swiss; Robin Block dari Belanda; Guillaume Laforast, Damien Nunes, Jean Christophe Zabee, dan Kristoper Diez dari Prancis; serta Kai Lewis dan Ryan Grey dari Amerika Serikat. Mudah-mudahan semuanya bisa datang,” sebut Tini.

Tini berharap, jumlah pendekar yang hadir pada gelaran Golok Day bisa melebihi 2016 lalu. “Kalau pada 2016 kan mencapai 5.000 orang yang hadir di sini. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih dari jumlah itu. Tapi jika tidak bisa melebihi jumlah tersebut, paling tidak sama dengan dua tahun lalu,” tandasnya. (mam/ibm/ira)