Hari Ini, Pemprov Banten dan Perusahaan Australia Tandatangani MoU

Rano Karno

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Banten Global Development (BGD) melakukan tanda tangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding(MoU) terkait pembangunan pelabuhan di Bojonegara, dengan perusahaan National Port Corporations Limited (NPCL) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Babar Suharso. Kepada awak media, Babar mengatakan, seharusnya pemandatanganan ini dilakukan pada 9-10 Mei yang lalu, namun karena adanya evaluasi terpaksa ditunda.

“Kemarin kan kita yang ke sana. Sekarang kita tarik investornya ke sini, jadi di sini penandatanganannya,” ujar Babar, Kamis (2/6/2016).

Dari pihak Pemerintah Provinsi Banten, selain Kepala BKPMPT Babar Suharso dan Direktur PT BGD Franklin Faul Nelwan, Gubernur Banten Rano Karno juga hadir.

Penandatanganan sempat tertunda karena pihak investor menginginkan perjanjian yang dilakukan perusahaan dengan perusahaan, bukan pemerintah dengan perusahaan. Menurut Babar, dari pemaparan pihak NPCL, ‎kontrak harus dilakukan antar perusahaan. Setelah MoU ditandatangani, lanjut Babar, diteruskan dengan penandatanganan kontrak kerja sama.

“Kontrak harus business to business, itu investasi langsung. Konkret karena berbicara rencana realisasi uang. Jadi nanti targetnya jelas. Target pertahunnya seperti apa. Untuk konstruksi kabarnya nggak sampai lewat dua tahun dengan nilai investasi 200 juta dolar‎ AS,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno menjelaskan investasi ini sangat bagus untuk perkembangan ekonomi di Provinsi Banten. Khususnya terkait logisitik, karena dengan adanya pelabuhan ini akan ada multi efek terhadap berbagai sektor, khususnya perekonomian.

Terkait PT BGD yang akan menjalankan kerjasama ini, Rano yakin BUMD yang saat ini masih mengemban tugas membentuk Bank Banten tersebut bisa menanganinya. “Untuk koor bisnis, itu bisa dibentuk nanti. Lagian kan saat ini sudah ada koor di bidang logistik. Itu bisa dimasukan,” ujar Rano.

Informasi yang dihimpun, rencananya, pelabuhan Bojonegara tersebut akan dibuat menjadi pelabuhan ternak. Selain dengan PT BGD, kerjasama dengan pihak NPCL pun akan dilakukan dengan PT Pelindo. (Bayu)