SERANG – Pelantikan pejabat eselon III dan eselon IV Pemprov Banten dijadwalkan akan dilangsungkan saat apel pagi hari ini sekira pukul 07.30 WIB di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Pelkantikan tersebut dari pegawai eselon III yang mendapat promosi jabatan sebanyak 11 orang, kemudian dari eselon IV sebanyak 30 orang.

Sementara itu, usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk eselon III sebanyak 46 orang, dan untuk eselon IV sebanyak 240 orang lebih. “Artinya, masuknya orang-orang itu berimplikasi terhadap pergeseran. Nah setelah kita petakan bedasarkan kualifikasi yang dibutuhkan, dari 10 formasi eselon III dan 30 formasi eselon IV itu menggeser hampir di atas 400 jabatan. Karena kita harus matching-kan antara yang masuk dengan kebutuhan organisasi. Itu suatu yang tidak bisa dihindari ketika kita melakukan mutasi,” terang Sekda Banten Kurdi Matin kepada wartawan ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2014).

Ke depannya kebijakan untuk rotasi jabatan, kata Kurdi, harus dipertegas lagi. “Kebijakan Pak Rano (Plt Gubernur Banten Rano Karno-red) ini harus kita lebih pertegas. SKPD boleh mengusulkan promosi ketika punya formasi. Bagi SKPD yang tidak punya formasi jangan mengusulkan dong. Karena ini akan berimplikasi pada SKPD yang lain,” terangnya.

Jika kini 43 SKPD mengusulkan fortmasi pengisian pejabat eselon III dan IV, menurut Kurdi, akan memperumit Baperjakat untuk melakukan pemetaan kompetensi pegawai. “Sedangkan formasinya itu hanya DPU, kemudian BLHD, kemudian Dinas Perhubungan. Tiga yang punya formasi, 40 yang mengusulkan. Makanya kita petakan kembali dengan mengeser tadi,” kata dia.

Disinggung mengenai molornya pelantikan eselon III dan IV ini, Kurdi mengakui karena banyaknya usulan dari SKPD. “Pelantikan molor karena Baperjakat merasakan kesulitan untuk memetakan kembali terkait dengan mutasi yang diadakan dan ke depan saya ingin jangan ada ‘ritual’ lah. Misalnya karena Sekda dilantik, eselon dua ke bawahnya terbawa dilantik. Jadi mudah-miudahan ini yang terakhir lah,” terangnya. (Wahyudin)