Hari Ini, Tamasa Periode XIV Diundi

PD BPR Serang
Karyawan BPR Serang di depan hadiah utama undian Tamasa di halaman BPR Serang, Selasa (12/1/2016). (Foto: Susi K)

SERANG – Hari ini, program undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamasa) periode XIV digelar BPR Serang. Acara pengundian yang akan dihadiri 350 tamu undangan ini berlangsung di kantor Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Rencananya, Plt Bupati Serang Hudaya Latuconsina membuka acara tersebut.

Pada undian kali ini, BPR Serang menyediakan hadiah utama berupa satu unit Toyota All New Avanza, tujuh unit Honda Beat Pop, dan hadiah hiburan. Selain itu, BPR Serang juga menyediakan puluhan door prize bagi tamu undangan yang hadir.

Ketua Panitia Agus Hermawan mengatakan, program undian ini sebagai apresiasi kepada seluruh nasabah pemegang produk Tamasa. Program ini adalah periode Juli-Desember 2015 lalu. Jumlah nasabah yang ikut serta dalam program ini mencapai 50 ribu nasabah dengan saldo sekira Rp106 miliar. “Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya, 52 ribu nasabah dengan saldo tabungan Rp89 miliar. Ini menandakan kemampuan nasabah menabung juga meningkat,” katanya, kemarin.

Kata dia, sengaja setiap periode lokasi pengundian dilakukan berbeda-beda. Ini juga bertujuan untuk mengenalkan program Tamasa kepada masyarakat. “Ini merupakan kedua kalinya digelar di Carenang,” katanya.

Ia berharap, lewat program undian ini, masyarakat semakin mengenal BPR Serang. “Semakin tinggi kepercayaan masyarakat sehingga jumlah penabung dan saldo juga meningkat,” harap pria yang menjadi Kepala Satuan Kerja Audit Internal BPR Serang.

Direktur Operasional BPR Serang Ukat mengatakan, pemindahan lokasi pengundian bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. “Dengan begini, masyarakat semakin mengenal BPR Serang,” katanya.

Pada 2015 lalu, BPR Serang menargetkan pertumbuhan kredit sekira 25 persen dengan realisasi hingga akhir tahun mencapai Rp98 miliar. “Ini untuk meningkatkan perekonomian dengan target retail mikro,” katanya.

Kata dia, besaran kredit yang diberikan mulai Rp2 juta hingga Rp5 juta tanpa agunan. Sengaja tanpa agunan karena melihat potensi dari nasabah yang selama ini menabung di BPR Serang. “Pembiayaan akan diberikan dengan jangka waktu 6-12 bulan. Untuk suku bunganya 1,5 persen setiap bulannya,” katanya.

Kata dia, tahun ini ditargetkan lebih tinggi, meskipun tahun lalu realisasi kredit hanya tumbuh sekitar 8,9 persen. Strategi untuk mencapai target ini terus dilakukan, salah satunya dengan memaksimalkan kantor kas yang ada. “Kantor kas yang paling dekat dengan pengusaha retail. Kepercayaan nasabah yang dikembalikan dalam bentuk kredit,” katanya. (RB/skn/dwi)