CILEGON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon memberlakukan penurunan tarif angkutan perkotaan (angkot) sekira 5 persen, mulai hari ini. Keputusan itu menyusul adanya instruksi dari Kementrian Perhubungan RI tentang Penurunan Tarif Angkot di Seluruh Daerah, pasca penurunan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kabid Perhubungan Darat Dishub Kota Cilegon Uteng Dedy Apandy mengatakan, keputusan penurunan tarif angkot itu sudah melalui rapat bersama antara pihaknya dengan DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Cilegon. “Kemarin kita sudah rapatkan bersama Organda. Siang (Kamis-red) ini kita akan ajukan revisi tarif angkot ke Walikota Cilegon. Jika ditandatangani, tarif baru otomatis mulai berlaku,” ungkapnya, Kamis (29/1/2015).

Keputusan penurunan tarif angkot itu, kata dia, juga sudah berdasarkan sejumlah pertimbangan, di antaranya yakni harga suku cadang kendaraan yang sempat melambung pasca kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu dan biaya pemeliharaan kendaraan. “Kami juga sempat melakukan survei harga sparepart kendaraan. Kita ketahui, meskipun BBM sempat dua kali turun, tapi di pasaran ternyata sparepart kendaraan itu tidak mengalami penurunan. Inilah yang juga memberatkan, terutama bagi pengusaha angkutannya,” katanya.

Kata Uteng, pihaknya akan segera memasang stiker daftar tarif angkot terbaru di seluruh angkot Cilegon. “Setelah ditetapkan kami akan melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada laporan masih ada angkot yang membandel dan menggunakan tarif lama, kami tidak segan-segan akan langsung mencabut izin trayeknya,” tegasnya. (Devi Krisna)