Warga membongkar tanah di rumah warga untuk memastikan sumber asap dan hawa panas.

PANDEGLANG – Asap dan hawa panas yang muncul di salah satu rumah warga di Kaduhapa, Desa Babakan Lor, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, membuat heboh warga.

Dugaan sementara, fenomena tersebut berasal dari pipa ground listrik. Pasalnya, setelah warga membongkar lantai keramik rumah, warga menemukan sebuah pipa berukuran dua meter sebagai pipa ground listrik dengan kondisi panas. Warga menyimpulkan asap dan hawa panas yang membuat warga panik itu, berasal tersebut dari pipa arde.

Ucen, salah satu warga, menjelaskan, setelah lantai keramik rumah milik Samani itu berhasil digali, ditemukan pipa sepanjang dua meter yang digunakan sebagai kabel instalasi listrik dengan kondisi mengeluarkan asap dan hawa panas.

“Jam 08.30 malam kemarin, lantai keramik digali masyarakat ditemukan pipa arde,” katanya, Kamis, (10/1).

Ucen menerangkan, hingga saat ini warga masih ketakutan dengan munculnya asap dan hawa panas tersebut. Karena belum ada keterangan resmi dari ahli apakah disebabkan oleh instalasi listrik atau faktor lain.

“Kita masih takut, karena lantai keramik itu masih ngebul. Tapi belum ada keterangan resmi penyebab munculnya asap itu,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, sejumlah warga masih mendatangi lokasi tersebut. Meski polisi telah memasang garis polisi supaya warga tidak melakukan aktivitas di sekitar rumah tersebut, namun warga yang penasaran masih banyak mendatangi lokasi.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang Indah Dinarsiani mengatakan, persoalan hawa panas yang muncul di Kampung Kaduhapa, Kecamatan Cikeudal bukan kewenangannya. Tapi kemenangan Dinas ESDM Provinsi.

“Itu bukan kewenangan Dinas LH, kita gak punya kewenangan, karena itu kewenangan Provinsi atau kementerian,” katanya.

Indah menambahkan, kejadian tersebut bukan dikarenakan faktor manusia, seperti pencemaran limbah, sungai dan lingkungan. Melainkan akibat faktor alam.

“Kalau itu kejadiannya akibat ulah manusia, baru kewengan kami,”terangnya. (Rangga/Angga)