Helldy Mulai Kumpulkan KTP, Antisipasi Borong Partai

0
99

CILEGON – Helldy Agustian mengaku telah membulatkan tekad untuk kembali maju pada Pilkada Kota Cilegon 2020 mendatang. Meski sudah memiliki modal empat kursi Partai Berkarya di DPRD Kota Cilegon, Helldy sedang menyiapkan opsi untuk maju dari jalur independen karena khawatir ada pihak yang memborong partai.

Sebagai Ketua Partai Berkarya Provinsi Banten, Helldy mengaku telah mengantongi restu DPP Partai Berkarya untuk maju sebagai calon walikota Cilegon. “Kita tidak menginginkan (ada calon walikota borong partai) terjadi, tetapi kita harus antisipasi,” kata Helldy kepada Radar Banten, Rabu (28/8).

Salinan KTP, kata Helldy, mulai dikumpulkan sebagai langkah antisipasi jika praktik borong partai kembali terjadi seperti pada Pilkada Cilegon lima tahun lalu. “Apabila partai-partai lain selain Berkarya menetapkan dukungan pada satu calon maka saya siap maju melalui jalur independen,” ujar Helldy.

Branch Manajer Tunas Toyota Cilegon itu sudah mempunyai pengalaman maju di Pilkada Kota Cilegon melalui jalur independen pada Pilkada Cilegon 2010. Helldy mengaku akan memadukan potensi jalur independen dengan kekuatan yang saat ini dimiliki oleh Partai Berkarya

“Tim sudah berjalan lumayan lama. Kita punya berbagai jaringan dari kepartaian. Tim yang lama juga ada. Dari simpatisan, terbukti 2010 enggak terlalu sulit mencari KTP. Kita kan cuma ikhtiar, mudah-mudahan Allah rida dan masyarakat pun menginginkan perubahan di Cilegon,” papar Helldy.

Hingga kemarin, Helldy masih menargetkan maju sebagai calon walikota, bukan calon wakil. Selain karena arahan dari DPP Partai Berkarya yang memintanya menjadi calon walikota, bagi Helldy untuk bisa mengubah Kota Cilegon lebih baik dan maju perlu menduduki posisi sebagai walikota.

Terkait visi-misinya mengubah Kota Cilegon, Helldy menyinggung terkait pemerataan pendidikan yang belum terjadi di Kota Cilegon. Hal itu dilihat dari masih sedikitnya keberadaan SMP negeri. “Bahkan terdapat kecamatan yang belum memiliki satu pun SMP negeri,” ujarnya.

Selain itu, angka pengangguran juga dinilai masih tinggi. Karakteristik industri padat modal di Kota Cilegon bagi Helldy tidak menjadi alasan. “Pemerintah seharusnya bisa melakukan pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan guna menyikapi persoalan pengangguran. Cilegon masuk dalam daftar lima kota paling kaya di Indonesia. Itu artinya ada potensi besar, tinggal bagaimana pengelolaannya,” tutur Helldy.

Sementara itu, Sekjen Partai Berkarya Kota Cilegon Muchlis Sulistiyo menjelaskan, sesuai dengan arahan DPP dan DPW Partai Berkarya Provinsi Banten, pengurus DPD telah membangun silaturahmi dan komunikasi dengan sejumlah partai dan tokoh masyarakat di Kota Cilegon.  “Anggota Dewan yang berhasil duduk juga membangun komunikasi dari dalam internal DPRD,” tuturnya.

Menurut Muchlis, DPD Partai Berkarya Kota Cilegon optimistis bisa mengantarkan Helldy menduduki jabatan walikota Cilegon. Ia pun meyakini partai-partai lain mempunyai semangat yang sama untuk membangun Kota Cilegon. “Pak Helldy adalah kader terbaik Partai Berkarya. Sudah pasti kita akan berjuang,” tuturnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi menjelaskan, sejauh ini KPU RI belum mengeluarkan petunjuk pelaksanaan dan teknis terkait pencalonan kepala daerah. Namun, pada prinsipnya, ada batasan-batasan tertentu yang harus dipenuhi oleh partai atau seseorang yang ingin maju sebagai calon kepala daerah.

“Jika partai itu tidak memenuhi salah satu syarat, misalnya jumlah minimal kursi, yah melalui jalur independen, tapi nanti kita lihat aturannnya seperti apa,” tutur Irfan. (bam/ibm/ags)